Rubrik

hiburan > layar > Drama Sepanjang Gangga dan Cagayan


Drama Sepanjang Gangga dan Cagayan

Stasiun televisi lokal mulai beranjak dari dominasi sinetron lokal. Mereka melirik alternatif berupa serial drama dari India dan Filipina. Sebelumnya juga ramai tayangan serupa dari Amerika Latin dan Turki. Ada kebutuhan penonton yang belum sepenuhnya dipenuhi stasiun televisi.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Paranoia Picu Stasiun Televisi Swasensor

    JAKARTA, KOMPAS Para pengelola lembaga penyiaran atau stasiun televisi mengalami trauma atau paranoia terhadap Komisi Penyiaran Indonesia yang sewaktu-waktu bisa menjatuhkan sanksi. Akibatnya, stas

  • Rapat KPI dan Stasiun Televisi Berlangsung Tertutup

    JAKARTA, KOMPAS Komisi Penyiaran Indonesia Pusat tidak mengakomodasi masukan Koalisi Nasional untuk Reformasi Penyiaran agar pertemuan lanjutan evaluasi dengar pendapat bersama 10 stasiun televisi

  • Sanksi KPI Tak Membuat Jera

    JAKARTA, KOMPASSepanjang 2015, Komisi Penyiaran Indonesia memberikan 377 surat sanksi kepada stasiun-stasiun televisi, yang terdiri dari 257 sanksi administratif dan 120 surat peringatan. Sebagian

  • Blur dan Paranoia Lembaga Penyiaran

    Perbincangan dunia maya sontak riuh rendah ketika 17 September 2016 CNN Indonesia menayangkan profil atlet Pekan Olahraga Nasional cabang renang yang hampir seluruh tubuhnya diblur alias disensor. Mel

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas