Rubrik

hiburan > layar > SUCI 7, Lebih Matang


SUCI 7, Lebih Matang

Performa finalis "Stand Up Comedy Indonesia Season 7" Kompas TV menunjukkan kematangan signifikan. Para finalis mampu menunjukkan strategi meskipun baru memasuki 10 besar. Ini seolah menjadi pematah anggapan bahwa acara sejenis "stand up comedy" ini stagnan dan mengalami titik jenuh.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Perjalanan Berliku Novak Djokovic Berlanjut

    ACAPULCO, KAMIS Gelar juara dari Doha, Qatar, dengan mengalahkan Andy Murray di final, awal Januari 2017, seolah menjadi tanda bahwa Novak Djokovic telah kembali pada penampilan terbaiknya. Namun, pe

  • Di Milwaukee, Westbrook Urung Bersinar

    MILWAUKEE, SENIN Penggemar liga bola basket profesional Amerika Serikat, NBA, menanti pertarungan akbar antara dua kandidat pemain terbaik musim 2016-2017, James Harden (Houston Rockets) dan Russel We

  • DKPP Antisipasi Melonjaknya Pengaduan

    JAKARTA, KOMPAS Pengaduan dugaan pelanggaran etik oleh penyelenggara pemilihan menjelang pilkada serentak 2017 ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu diperkirakan melonjak. Tak hanya akibat k

  • Keberlanjutan Lembeh Dipertaruhkan

    JAKARTA, KOMPAS Pembangunan infrastruktur Kawasan Ekonomi Khusus Bitung agar dilakukan secara hati-hati karena hanya berjarak sekira 5 kilometer dari Pulau Lembeh, kawasan yang memiliki biodiversitas

  • Tiga Penari Menafsir ”Serat Centhini”

    Tak ada gerakan yang seragam. Tiga penari Bimo Wiwohatmo, Anastasia Melati, dan Siswati asyik dengan gerakannya sendiri-sendiri. Nyaris tak ada komunikasi di antara ketiganya, masing-masing seper

  • Ilusi Meredam Gejolak Harga

    Seolah menjadi ritual tahunan, setiap menjelang Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, harga kebutuhan pokok, terutama pangan, melejit. Alasannya, peningkatan permintaan masyarakat. Padahal, kebutuhan po

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas