Rubrik

hiburan > seni > Presiden dan Embrio Penderitaan


Presiden dan Embrio Penderitaan

Presiden kita tercinta memeluk erat istrinya yang rela mati ditembus peluru ketika menjadi tameng hidup baginya. "Apa artinya kekuasaan... kalau hanya menjadi embrio penderitaan... melahirkan penderitaan," begitu teriak histeris Sang Presiden yang diperankan Marwoto, sekaligus mengakhiri pertunjukan pentas "Presiden Kita Tercinta", di Taman Ismail Marzuki Jakarta, Jumat (10/3), dan dimainkan lagi keesokan harinya bertepatan dengan peristiwa Supersemar, Surat Perintah 11 Maret.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas