Rubrik

hiburan > seni > Presiden dan Embrio Penderitaan


Presiden dan Embrio Penderitaan

Presiden kita tercinta memeluk erat istrinya yang rela mati ditembus peluru ketika menjadi tameng hidup baginya. "Apa artinya kekuasaan... kalau hanya menjadi embrio penderitaan... melahirkan penderitaan," begitu teriak histeris Sang Presiden yang diperankan Marwoto, sekaligus mengakhiri pertunjukan pentas "Presiden Kita Tercinta", di Taman Ismail Marzuki Jakarta, Jumat (10/3), dan dimainkan lagi keesokan harinya bertepatan dengan peristiwa Supersemar, Surat Perintah 11 Maret.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • HRW Kecam Aksi Oposisi Jadikan Tawanan Tameng Hidup

    BEIRUT, SELASA Pemantau Hak Asasi Manusia, Selasa (3/11), menuduh kelompok-kelompok oposisi Suriah di luar Damaskus melakukan kejahatan perang. Mereka menempatkan para tawanan perang, termasuk warga

  • 300.000 Warga Raqqa Terperangkap

    BEIRUT, RABU Sedikitnya 300.000 warga terperangkap dalam kondisi ketakutan di kota Raqqa, Suriah utara. Mereka dijadikan tameng hidup oleh kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah di tengah gempuran

  • Pahlawan Muslim Kenya Meninggal Dunia

    Salah Farah adalah pahlawan sekaligus syuhada sejati. Desember lalu, dengan gagah berani, dia bersama sejumlah orang lainnya melawan ancaman todongan senjata gerombolan teroris Al-Shabab. Saat itu, b

  • Kilas Luar Negeri

    Serangan Taliban Berakhir, 50 Orang TewasSetidaknya 50 orang yang terdiri dari 10 tentara, 2 polisi, dan 38 warga sipil tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Taliban selama 27 jam di kompleks ba

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas