Rubrik

hiburan > seni > "Requiem" bagi Sang Kesatria


Tari

"Requiem" bagi Sang Kesatria

Kematian bagi seorang kesatria tak pernah sia-sia. Ia pergi untuk memuliakan cinta dan merayakan martabat manusia. Itulah kematian seorang Karna atau Arka Suta dalam pentas langendriyan "Arka Suta" yang dipentaskan Padnecwara di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 16-17 Maret.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Nonton Opera hingga Api Unggun Bareng

    Ingin berakhir pekan sembari menyaksikan karya seni dalam pentas opera tari? Di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, adalah pilihannya. Sanggar Tari Padnecwara binaan Retno Marut

  • 20170325BIODATA FIGUR hani

    HANNY HERLINAu Lahir: Jakarta, 1 Desember 1976u Pendidikan:- 2014: Magister Seni Program Pascasarjana Institut Kesenian Jakarta- 1997-2003: Sarjana Seni Jurusan Tari Institut Kesenian Jakarta- 1993-

  • Bung Karno Wafat

    ”Dr Ir Soekarno Meninggal Dunia”, demikian judul berita utama harian ”Kompas”, 22 Juni 1970. Bung Karno, nama panggilan akrab presiden pertama Republik Indonesia itu, wafat dengan tenang pada hari Min

  • Oposisi Bertanggung Jawab atas Pembunuhan

    CARACAS, SENIN Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Minggu (28/5), menyalahkan para demonstran atas tewasnya seorang mantan perwira militer. Korban berusia 30-an tahun dan kini masih diidentifikasi

  • Berjalan Kaki dari Jepara Suarakan Anti Narkoba

    Kematian seorang kawan dekat cukup membuat kakek enam cucu ini mengambil jarak dan bermusuhan terhadap narkoba. Dengan berjalan kaki dari Jepara, Jawa Tengah, ke Jakarta, Agus Suwarno (69) menyampaik

  • Bayang-bayang Hantu di Iran

    Perang Iran-Irak menjadi latar belakang yang mewarnai kisah dalam film ”Under The Shadow”. Kepedihan akibat perang sanggup memunculkan dilusi, bahkan hantu dalam hidup seseorang. Tak melulu ingin mena

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas