Rubrik

hiburan > seni > Puisi


Puisi

Adimas Immanuel

”Pulanglah, berdamailah,” kata sebuah suara petang ini.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Puisi

    Toni Lesmana Di rumah kita temukan pintu rahasia Jalan tamasya tak terduga Aku mengembara ke dalam dirimu Kau bertualang ke dalam diriku Aku sering memekik menemukan aku Di ba

  • Puisi

    Adimas Immanuel “Pulanglah, berdamailah,“ kata sebuah suara petang ini. Suara yang terbang rendah setelah angin kota bersijingkat ke arah hutan dan wangi cemara tak menghapus bau hangus j

  • Puisi

    Ahda ImranOrang Mati Aku dibunuh setelah mengatakan “tidak“ Orang sekaumku percaya kata itu diciptakan iblis di depan lelaki pesolek kesayangan Bapak. Di tengah sidang suci lancang i

  • Tembang Puitis Mariska

    Dia datang tergopoh-gopoh, membelah siang yang panas menantang. Sosoknya terlihat begitu belia. Mariska Setiawan, gadis milenial penyanyi sopran yang menggandrungi sastra. Aku arek Suroboyo, katanya

  • Puisi

    Yang Perjalanan nasib saya tak dapat dilepaskan dari pesan-pesan indah yang dinaungi kata yang. Pesan ibu: Yang kauperlukan hanya tidur yang cukup, pikiran yang jernih, dan hati yang p

  • Dunia Sastra-Komunikasi Kehilangan Umberto Eco

    Filsuf dan penulis terkemuka Italia, Umberto Eco, meninggal dalam usia 84 tahun. Media Italia, La Republica, Sabtu (20/2), melaporkan, Eco meninggal di rumahnya pada Jumat lalu karena kanker yang did

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas