Rubrik

hiburan > seni > Pengakuan Kunti sebagai Ibu


PENTAS

Pengakuan Kunti sebagai Ibu

Dewi Kunti dalam pewayangan bukan saja digambarkan cantik jelita, tetapi juga punya karisma sebagai ibu sejati. Dialah yang ikut mewarnai lahirnya dua generasi (bangsa) besar Pandawa dan Kurawa, yang akhirnya bertempur untuk membangun kehidupan baru.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kematangan Oswaldo Vizcarrondo

    Menjadi pemain paling senior di tim nasional bukan berarti dalam posisi yang serba nyaman untuk dilayani. Justru dengan status senior inilah seorang pemain punya tanggung jawab yang lebih besar. Diala

  • Perjalanan Pulang nan Panjang

    Tidak sedikit kisah tentang pencarian rumah, keluarga, dan masa lalu yang hilang. Namun, kisah Saroo Brierley, seorang anak adopsi keluarga Australia, mencari kembali ibunya di India sungguh mewakili

  • Kaisar

    Tengah malam, 18 Juli 64. Entah dari mana asalnya ketika penduduk kota Roma, pusat pemerintahan Kekaisaran Romawi, tengah dalam pelukan mimpi, terjadilah tragedi itu. Api membakar toko-toko yang berje

  • Sabu Dikemasdi Meja Taman

    JAKARTA, KOMPAS Narkotika jenis sabu terus mengalir masuk Indonesia. Setelah dua pekan lalu 1 ton sabu yang diselundupkan di Anyer, Kabupaten Serang, Banten, dibongkar, kini Polda Metro Jaya menemuk

  • Akhir Sejarah

    Pada tahun 1992, Francis Fukuyama—lahir di Chicago pada tahun 1952, generasi ketiga Jepang-Amerika, yang berayah seorang sosiolog agama, Yoshio—menerbitkan buku The End of History and the Last Man.

  • Puisi

    Di hutan Waranawata telah kubangun istana kematian dari kayu-kayu yang mudah terbakar. Tetapi atas perintah Duryudana, selalu kukatakan kepada Pandawa, itulah surga terindah, tempat peristirahatan

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas