Rubrik

hiburan > udar > Fanatik, "Pore-pore" Fanatik, dan Ilmu Kadal


UDAR RASA

Fanatik, "Pore-pore" Fanatik, dan Ilmu Kadal

Sudah tiga hari Sukab tidak pernah terangkut truk pencari tenaga kasar yang mengandalkan cangkul dan pengki. Kakinya masih bersih belum berlumur-lumpur, tetapi perutnya selalu lapar. Maklumlah, supaya utang di warung Mang Ayat tidak menumpuk, Sukab tidak merasa perlu makan sampai tiga kali dalam sehari. Cukup dua kali, satu kali pun bukan tabu. Anehnya, meski belakangan semakin sering sampai lima, enam, bahkan tujuh orang tidak terangkut, hanya Sukab yang dalam tiga hari ini terus-menerus tidak tertunjuk.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Revisi UU KPK Dibahas Tiga Hari

    JAKARTA, KOMPAS Kendati pengesahan perubahan Program Legislasi Nasional 2015 ditunda, DPR memastikan hal itu tidak akan mengganggu proses revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pembe

  • Berpesta Merayakan Jazz

    Dalam tiga hari gelaran Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2017 yang berlangsung di Jakarta International Expo, Kemayoran, publik Jakarta benar-benar disuguhi penampilan musisi-musisi jazz t

  • Santri Pun Bisa Jadi Wartawan

    Membuat satu halaman koran! Itulah tugas akhir yang harus dikerjakan peserta Pelatihan Jurnalistik Kompas-Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama. Sebagian dari mereka langsung mengajukan pertanyaan bertubi-

  • Fenomena Alam Itu Jadi Promosi Wisata

    Momen kulminasi Matahari tahun ini dimanfaatkan Pemerintah Kota Pontianak untuk menarik wisatawan. Mengusung kegiatan bertema ”Pesona Kulminasi Matahari” selama tiga hari, Selasa- Kamis (23/3), Pemko

  • Klimaks di Laju Etape Terakhir

    SEMARANG, KOMPAS Terik matahari dan hujan silih berganti menerpa para pesepeda Kompas Bike Jateng Gayeng pada etape terakhir, mulai dari Magelang hingga Kota Semarang sejauh 120 kilometer, Minggu (1

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas