Rubrik

hiburan > udar > Di Bawah Pohon Sukun Tembi


UDAR RASA

Di Bawah Pohon Sukun Tembi

Banyak orang tahu katanya kecerdasan buatan berupa peranti-peranti digital yang menggantikan kerja otak kita dalam mengingat, menghitung, memproses data—algoritma istilahnya—akan segera banyak mengambil alih pekerjaan manusia. Syukurlah. Semenjak manusia bukan melulu gejala otak melainkan juga raga dan roh, mudah-mudahan teknologi juga segera menghadirkan keragaan buatan dan roh buatan. Untuk yang terakhir itu, perantinya kira-kira keimanan buatan. Pengedarnya banyak di negeri ini.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Nostalgia

    Sebagaimana banyak orang mengenang bagaimana sejumlah jalan dulu lancar dan kini macet luar biasa, saya juga ingat, beberapa waktu lalu Jakarta Outer Ring Road alias JORR rasanya cukup nyaman, m

  • Minion

    Makhluk-makhluk kecil warna kuning dalam film Despicable Me3 yang tengah tayang di bioskop sekarang disenangi banyak orang karena ngaco-nya. Minion, begitu nama makhluk yang konon produk evolusi dari

  • Teroris Jiwa

    Artis film Denny Sumargo (35) prihatin, kini banyak orang dengan mudah memanfaatkan media sosial untuk merundung orang lain. Dia juga heran, banyak orang dengan gampang ikut-ikutan menghina atau menye

  • Media Sosial dan ”Mendacity”

    Kalau dirasa-rasakan, media sosial dekat sekali dengan mendacity. Kosakata bahasa Inggris mendacity berasal dari kosakata Latin mendacitas, artinya kebohongan. Seseorang yang terus-menerus berbohong

  • Pelancong Andalusia

    Syahdan, menurut yang empunya cerita, suatu hari Gubernur Granada, Andalusia (sekarang Spanyol), Abu Said Osman, putra Khalifah Almohad pertama, Abd al-Mu’min, mendiktekan surat kepada sekretarisnya

  • Diva

    Seorang rekan kerja berkeluh kesah soal perilaku seorang pribadi kondang kepadanya. ”Lagaknyakayak diva banget, Mas. Ngeselin.” Sejujurnya keluhan semacam itu sudah sering kali saya dengar, bahkan sa

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas