Rubrik

internasional > amerika > Posisi Temer Mulai Goyah


Posisi Temer Mulai Goyah

Krisis Politik di Brasil Memanas, Koalisi Pemerintah Pecah

BRASILIA, JUMAT — Harapan rakyat Brasil untuk bangkit dari keterpurukan akibat resesi paling parah kembali surut setelah Presiden Michel Temer (76) didera dugaan memberi uang tutup mulut kepada saksi potensial. Temer pun didesak mundur, tetapi ia tak mau dan berharap kongres menyelamatkannya.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Jalan di Sumsel Rusak

    PALEMBANG, KOMPAS Kerusakan jalan di jalan lintas timur dan lintas tengah menghadang pemudik yang akan masuk dan keluar dari Sumatera Selatan. Akses jalan dari dan menuju ke Lampung, Bengkulu, dan J

  • Posisi Temer Mulai Goyah

    BRASILIA, JUMAT Harapan rakyat Brasil untuk bangkit dari keterpurukan akibat resesi paling parah kembali surut setelah Presiden Michel Temer (76) didera dugaan memberi uang tutup mulut kepada saksi p

  • Jalur Sumatera Barat-Riau Masih Terputus

    LIMAPULUH KOTA, KOMPAS Jalur darat Sumatera Barat-Riau yang putus sejak Kamis dini hari akibat longsor hingga Sabtu (4/3) petang belum tersambung. Badan jalan di Kilometer 187 Kanagarian Tanjung Balik

  • Warga Masih Mengungsi

    MANADO, KOMPAS Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo di Provinsi Gorontalo, Selasa (25/10) malam hingga Rabu (26/10) dini hari. Sebanyak 2.000 rumah di kedua d

  • Banjir di Banjar Mulai Surut

    BANJARMASIN, KOMPAS — Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (3/2) pagi, mulai surut setelah sempat meninggi pada Minggu malam. “Ketinggian air di ruas jalan anta

  • Maluku Siaga Gelombang Tinggi

    AMBON, KOMPAS Masyarakat di Maluku diingatkan bahwa angin kencang sebagai pemicu gelombang tinggi sewaktu-waktu berpotensi terjadi pada perairan di wilayah itu yang kini dilanda cuaca buruk. Nakhoda

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas