Rubrik

internasional > amerika > Oposisi Gelar Referendum untuk Menekan Maduro


VENEZUELA

Oposisi Gelar Referendum untuk Menekan Maduro

CARACAS, MINGGU — Kelompok oposisi di Venezuela, Minggu (16/7), menggelar referendum tidak resmi untuk meningkatkan tekanan terhadap rencana Presiden Nicolas Maduro membuat lembaga pembuat konstitusi baru. Maduro menyebut kegiatan itu ilegal dan tak memiliki makna.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Jeritan Demokrasi Venezuela

    Sebanyak 7,2 juta warga Venezuela menyatakan “tidak“ pada rezim totaliter Presiden Nicolas Maduro. Mereka juga meminta pemilu secepatnya. Hanya saja, itu merupakan hasil referendum yang dikoordinasi

  • Pemilihan Tetap Dilakukan

    CARACAS, SENIN Pemerintah Venezuela akan tetap menggelar pemilihan anggota Majelis Konstitusi pada 30 Juli 2017 meski ditentang dan bakal diboikot kelompok oposisi. Kelompok oposisi melihat pemilihan

  • Kilas Luar Negeri

    Pemilu Lokal Kamboja Digelar di 1.600 Wilayah Jutaan warga Kamboja menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan lokal yang digelar secara serentak di 1.600 wilayah di seluruh negeri itu, Minggu (4/6). M

  • Oposisi Gelar Referendum untuk Menekan Maduro

    CARACAS, MINGGU Kelompok oposisi di Venezuela, Minggu (16/7), menggelar referendum tidak resmi untuk meningkatkan tekanan terhadap rencana Presiden Nicolas Maduro membuat lembaga pembuat konstitusi b

  • Pamswakarsa Bantu Militer

    CARACAS, SELASA Berbekal keputusan Presiden Nicolas Maduro yang menyatakan negara dalam kondisi darurat selama 60 hari, pemerintah mulai memegang kekuasaan penuh atas distribusi pangan, energi, dan

  • Venezuela Makin Terpuruk

    Venezuela di ambang negara gagal. Kantor pemerintah dan sekolah tutup, tak ada listrik, tak ada air bersih, dan kebutuhan pokok sulit diperoleh. Rakyat harus mengantre berjam-jam untuk memperoleh j

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas