Rubrik

internasional > asia-pasifik > Di Balik Kunjungan Mike Pence


Di Balik Kunjungan Mike Pence

Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence berkunjung ke Indonesia sebagai bagian dari safarinya ke empat negara di Asia Pasifik selama 10 hari. Kunjungan ini menimbulkan keinginan untuk mengetahui secara langsung kebijakan politik luar negeri AS di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Sup Kantinuntuk Wakil Presiden

    Sejak Minggu (18/9), ribuan petugas gabungan menutup jalan menuju Kantor PBB di New York, Amerika Serikat. Serangkaian pemeriksaan diberlakukan kepada siapa saja yang akan masuk ke kompleks perkantor

  • Indonesia Menjadi Target Pasar

    BANGKOK, KOMPAS Meski menganggap Indonesia sebagai pasar penting di Asia Tenggara, Hewlett-Packard atau HP sebagai perusahaan penyedia produk solusi teknologi komputasi dan informasi serta pencetakan

  • Langkan

    Gerakan Pramuka Tangkal Radikalisme Gerakan pramuka memberikan pilihan positif bagi generasi muda di Indonesia dan hampir semua negara. Pemerintah Indonesia mendukung penuh gerakan pramuka karena

  • Pasar Cokelat di Asia Menjanjikan

    Pahang, Kompas Kawasan Asia, termasuk Indonesia, India, dan Tiongkok memiliki prospek pertumbuhan konsumsi cokelat yang cukup tinggi. Prospek yang menjanjikan tersebut seiring masih tingginya pertumb

  • RI dan ASEAN Tampak Memudar

    Kisah AS, Jepang, dan Eropa memudar bukan hal baru. Keberadaan Donald Trump, Presiden AS yang dijuluki ”funny”, makin membuat arah AS makin absurd. Namun, ini tidak menghilangkan potensi besar bagi ek

  • Sinergi Asia Pasifik untuk Kurangi Tekanan

    BANDAR SERI BEGAWAN, KOMPAS Sebagian besar hutan di negara kawasan Asia Pasifik—kecuali Singapura, Brunei, dan Australia—dihadapkan pada tekanan tinggi perusakan dengan alasan ekonomi. Hutan sumber d

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas