Rubrik

internasional > asia-pasifik > Kazakhstan, EXPO-2017, dan Strategi 2050


Kazakhstan, EXPO-2017, dan Strategi 2050

Sebagai negara independen, Kazakhstan terbilang muda. Usianya baru 25 tahun. Sadar bahwa dunia berubah begitu cepatnya, negara dengan wilayah terkunci daratan terbesar di dunia itu bergerak cepat menata diri di atas puing-puing pecahan Uni Soviet. Melalui sejumlah inisiatif, mereka berambisi masuk daftar 30 negara paling maju di tahun 2050.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kesepakatan Iklim Mengecewakan

    Pertemuan tujuh negara maju berakhir dengan hasil sudah diduga, tak tercapai kesepakatan tentang penanganan perubahan iklim dengan Amerika Serikat. Hingga pertemuan di Taormina, Italia, akhir pekan

  • Indonesia yang Membanggakan

    Tanggal 17 Agustus 2016, genap 71 tahun usia negara Indonesia. Saat yang tepat untuk melakukan kontemplasi perjalanan kita sebagai negara-bangsa. Bangsa Indonesia lahir pada Sumpah Pemuda 28 Oktober 1

  • Indonesia dalam Pusaran Politik Internasional

    Pelantikan Donald Trump pada 20 Januari lalu membuat banyak pihak berpikir ulang tentang demokrasi. Saya pribadi menyimpulkan bahwa demokrasi selalu menyisakan peristiwa yang tak terduga. Trump “si ko

  • Negara Superkayadan Paham Globalisasi

    Qatar, negara kecil dan lincah. Diuntungkan dengan kekayaan minyak dan gas, para emir di Qatar juga paham arti globalisasi. Warganya dididik di Barat dan kini menjadi penggerak perekonomian. Hal ini

  • Indonesia Perlu Atasi Ketertinggalan

    BEIJING, KOMPAS Pemerintah Indonesia perlu mengatasi ketertinggalan dalam upaya pengendalian dampak buruk konsumsi produk tembakau bagi kesehatan di antara negara-negara di dunia. Implementasi kebij

  • Indonesia Didorong Ambil Peran Inisiator

    JAKARTA, KOMPAS Sebagai negara dengan kekuatan menengah dalam konteks politik global kontemporer, Indonesia didorong lebih aktif dalam mengambil peran sebagai inisiator, baik secara bilateral maupun

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas