Rubrik

internasional > asia-pasifik > Perjuangan Panjang Buruh Garmen Dapatkan Kenaikan...


India

Perjuangan Panjang Buruh Garmen Dapatkan Kenaikan Upah

Di suatu pagi musim panas yang terik di kota Chennai, India selatan, puluhan buruh pabrik garmen memenuhi ruang Pengadilan Tinggi Madras untuk mengikuti sidang terakhir dalam kasus perselisihan panjang terkait upah rendah di pabrik-pabrik yang memasok busana merek dunia.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pengadilan Tinggi Spanyol Tunda Pemogokan Pemain

    MADRID, KAMIS Pengadilan tinggi Spanyol, Kamis (14/5), di Madrid, memutuskan, rencana pemogokan oleh para pemain Liga Spanyol harus ditunda. Semua tim dan pemain harus menjalani laga sesuai dengan

  • Permohonan Banding Jessica Ditolak

    JAKARTA, KOMPAS Permohonan banding terdakwa kasus kopi mengandung sianida, Jessica Kumala Wongso (28), kandas di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jamaludin

  • Merawat Kegembiraan

    Kapan saya tertawa benar-benar lepas? Pertanyaan itu tiba-tiba menerpa Sophie Navita ketika bangun di suatu pagi. Ia pun lalu berusaha mengingat-ingat sendiri kapan terakhir kali dirinya bisa tertaw

  • Penangguhan Belum Diproses

    JAKARTA, KOMPAS Penangguhan penahanan terhadap Gubernur DKI Jakarta (nonaktif) Basuki Tjahaja Purnama belum bisa diproses. Pasalnya, berkas perkara dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang memeriksa

  • Andrei, Khonghucu Pertama Menjabat Ketua DPRD Sulut

    Gedung DPRD Sulawesi Utara, Selasa (16/2), menampung sekitar 400 orang penuh sesak dijejali tamu dan undangan. Nyaris tidak ada area kosong. Beberapa tamu dan wartawan terlihat berdiri meski petugas t

  • Anwar Ibrahim Kecam MA

    PUTRAJAYA, SELASA — Ketua Mahkamah Agung Malaysia Arifin Zakaria menolak upaya banding terakhir yang dilakukan tokoh oposisi negeri itu, Anwar Ibrahim (67). Maret lalu, Anwar divonis penjara lima tahu

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas