Rubrik

internasional > eropa > Manuver ErdoganMemupuk Kekuasaan


Manuver ErdoganMemupuk Kekuasaan

Di Turki, kini semua energi politik diarahkan untuk menghadapi pelaksanaan referendum amandemen konstitusi yang dijadwalkan pada 16 April nanti. Amandemen konstitusi yang mengubah sistem politik negara itu dari parlementer ke presidensial telah disetujui parlemen pada 21 Januari lalu.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Ketika Referendum Turki Tidak Mulus

    Referendum Turki yang diadakan pada 16 April 2017 tidak berjalan mulus. Kubu penentang amandemen konstitusi menolak hasil referendum karena menganggap ada kecurangan dalam menetapkan surat suara yang

  • Turki Menuju Erdoganisme

    Hasil Kongres Luar Biasa Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), yang berkuasa di Turki sejak 2002, Minggu (22/5), di Ankara, merupakan titik balik sejarah Turki terpenting sejak berdirinya Turki moder

  • AKP Inginkan Amendemen Konstitusi

    ISTANBUL, KOMPAS Setelah berhasil memenangi secara telak pertarungan pemilu parlemen pada Minggu lalu, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) secara terang-terangan kini mulai membuka pertaru

  • Erdogan Makin Perkasa Pasca Referendum

    Referendum atas paket amandemen konstitusi Turki sudah berlangsung Minggu (16/4). Paket amandemen yang terdiri atas 18 draf perubahan dalam konstitusi mengubah sistem politik negara itu dari parlemen

  • UU Amnesti Batal, Tahanan Politik Urung Bebas

    CARACAS, SENIN Mahkamah Agung Venezuela membatalkan Undang-Undang Amnesti untuk membebaskan 77 tokoh oposisi terdiri dari politikus, pelajar dan mahasiswa, serta aparat militer yang kini mendekam di p

  • Jalan Panjang Amandemen Konstitusi

    Setelah Korea Selatan, Jepang adalah negara yang merasa paling terancam dengan program rudal dan nuklir Korea Utara. Tokyo hanya berjarak 1.285 kilometer dari Pyongyang, dan luncuran rudal balistik ja

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas