Rubrik

internasional > eropa > Macron, Muda dan Segar


Macron, Muda dan Segar

Emmanuel Macron adalah salah satu kandidat presiden Perancis yang diperkirakan lolos ke putaran kedua. Muda dan segar. Demikian citra yang dimiliki mantan bankir investasi bergaji selangit di Rothschild & Cie Banque itu.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Le Pen Dicecar Masalah Ekonomi

    PARIS, RABU Dalam debat resmi yang menghadirkan semua kandidat presiden Perancis yang berjumlah 11 orang, Selasa malam, Emmanuel Macron dan Marine Le Pen tetap dominan di mimbar debat. Macron dinilai

  • Sarkozy Desak Fillon Segera Cari Pengganti

    PARIS, SENIN Di tengah waktu yang semakin mendesak, mantan Presiden Perancis dari Partai Republik, Nicolas Sarkozy, mendesak kandidat presiden Republik, Francois Fillon, segera mencari pengganti. Chr

  • Perancis di Simpang Krisis

    Sejak skandal korupsi menghantam kandidat terkuat presiden Perancis, Francois Fillon (62), dua nama lain yang diprediksi akan sampai di putaran final pemilu adalah tokoh ekstrem kanan, Marine Le Pen (

  • Sosialis ke Macron, Putin Bertemu Le Pen

    PARIS, JUMAT — Posisi kandidat independen Emmanuel Macron semakin kuat setelah sejumlah tokoh terkemuka dari partai sayap kiri ataupun kanan Perancis mendukung pencalonannya. Di pihak lain, kandidat e

  • Mencegah Le Pen dan Melenchon ke Putaran Kedua

    PARIS, KAMIS Tinggal dua hari menjelang pemilu, Kamis (20/4), rakyat Perancis masih sulit memprediksi siapa yang paling berpeluang masuk ke putaran kedua. Hal yang paling dikhawatirkan adalah jika du

  • Peluang Empat Kandidat Sama Besar

    PARIS, SELASA Kurang dari sepekan pelaksanaan pemilu Perancis pada Minggu (23/4), empat kandidat tetap berpeluang untuk masuk ke putaran kedua. Hal ini terjadi karena selisih dukungan terhadap setiap

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas