Rubrik

internasional > eropa > Macron, Muda dan Segar


Macron, Muda dan Segar

Emmanuel Macron adalah salah satu kandidat presiden Perancis yang diperkirakan lolos ke putaran kedua. Muda dan segar. Demikian citra yang dimiliki mantan bankir investasi bergaji selangit di Rothschild & Cie Banque itu.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kandidat Saling Serang

    PARIS, SELASA Kandidat presiden Perancis, Emmanuel Macron dan Marine Le Pen, yang akan berhadapan dalam pemilu putaran kedua pada 7 Mei, saling menyerang. Macron dinilai pro elite dan lemah dalam soa

  • Macron Diunggulkan Jadi Presiden

    PARIS, SENIN Emmanuel Macron (39) lebih berpeluang menjadi presiden Perancis dalam putaran kedua pemilu pada 7 Mei mendatang dibandingkan dengan Marine Le Pen. Macron akan didukung kalangan pro demok

  • Le Pen Dicecar Masalah Ekonomi

    PARIS, RABU Dalam debat resmi yang menghadirkan semua kandidat presiden Perancis yang berjumlah 11 orang, Selasa malam, Emmanuel Macron dan Marine Le Pen tetap dominan di mimbar debat. Macron dinilai

  • Tugas Berat Menanti Emmanuel Macron

    PARIS, SENIN Tugas berat menanti Emmanuel Macron (39) yang terpilih sebagai presiden Perancis, Minggu (7/5). Selain harus membenahi perekonomian Perancis untuk memperoleh kepercayaan rakyat, Macron ju

  • Tak Berarti Populisme Gagal

    Terpilihnya Emmanuel Macron dan Marine Le Pen ke putaran kedua pemilu Perancis pada 7 Mei nanti membuat kalangan pro-demokrasi di Eropa lega. Itu karena besar kemungkinan Emmanuel Macron (39) akan m

  • Kubu Pro Brexit Inggris Ingin Le Pen Menang

    LONDON, KAMIS Inggris dengan khawatir memantau proses pemilu di Perancis dan berharap kandidat ekstrem kanan Marine Le Pen memenangi putaran kedua pekan depan. Alasannya, jika Emmanuel Macron yang me

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas