Rubrik

internasional > eropa > PM Theresa May Minta Dukungan Kubu Oposisi


BREXIT

PM Theresa May Minta Dukungan Kubu Oposisi

LONDON, SENIN — Perdana Menteri Inggris Theresa May meminta dukungan kubu oposisi di parlemen untuk bersama- sama memuluskan proses perceraian dengan Uni Eropa. Isyarat ini menunjukkan bahwa posisi May saat ini semakin lemah, menyusul rumor bahwa ada rencana di internal partai untuk menggeser dirinya.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • PM May Harus Izin Parlemen

    LONDON, SELASA Kabar buruk bagi Perdana Menteri Inggris Theresa May. Mahkamah Agung Inggris memutuskan pemerintah harus memperoleh persetujuan parlemen untuk memulai proses perceraian dengan Uni Erop

  • UE Masih Harus Bersabar

    BRUSSELS, SELASA Para pemimpin Uni Eropa yang bertemu dalam pertemuan puncak, Selasa (28/6), menahan diri dalam menghadapi Inggris yang ”berlambat-lambat” mengurus perceraian dengan UE. Namun, UE

  • PM May Berkeras soal Keluar Penuh dari UE

    LONDON, MINGGU Perdana Menteri Inggris Theresa May menegaskan, Minggu (6/11), ia akan mengantarkan Inggris keluar sepenuhnya dari Uni Eropa sambil membalas pengkritik strategi Brexit yang mengancam

  • Inggris Setujui Jadwal Versi UE

    BRUSSELS, SELASA Inggris menerima urutan jadwal perundingan Brexit yang ditetapkan oleh Uni Eropa. Kedua pihak akan membicarakan lebih dulu proses perceraian sebelum merundingkan masa depan kerja sama

  • Inggris Segera Aktifkan Perceraian dengan UE

    LONDON, KAMIS Parlemen Inggris memberi mandat kepada Perdana Menteri Theresa May, Kamis (9/2), untuk memulai perceraian dengan Uni Eropa setelah rancangan undang-undang Brexit lolos dalam putaran ked

  • Proses Brexit Dimulai

    LONDON, SENIN Parlemen Inggris mulai membahas RUU Brexit yang akan menetapkan proses formal perceraian Inggris dari Uni Eropa. Meskipun kecil kemungkinan proses ini dihambat, perdebatan tajam diperki

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas