Rubrik

internasional > eropa > Trump dan Macron Cari Solusi Krisis Suriah


AS-PERANCIS

Trump dan Macron Cari Solusi Krisis Suriah

PARIS, KAMIS — Presiden Amerika Serikat Donald Trump memulai kunjungan dua hari di Perancis, Kamis (13/7). Bersama mitranya, Presiden Emmanuel Macron, Trump antara lain akan membicarakan solusi Suriah dan upaya kontra terorisme.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kisah Trump yang Berdiri di Tepi

    Sebagai orang yang terbiasa menjadi pusat perhatian, Presiden Amerika Serikat Donald Trump tak bisa berbuat banyak saat ditempatkan nyaris di ujung saat para kepala negara, pemerintahan, dan lembaga i

  • Pengamanan Hamburg Diperketat

    HAMBURG, KOMPAS Sehari menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi G-20, pengamanan di Hamburg, Jerman, kian ketat, Kamis (6/7). Polisi berjaga dan berpatroli di berbagai sudut kota. Wartawan K

  • Dunia Condong ke Kanan

    Hasil pemilu babak penyisihan di Perancis menunjukkan pandangan ekstrem kanan populer dan berpeluang memenangi pemilu pada Mei mendatang. Partai Front Nasional yang dipimpin Marine Le Pen mengantongi

  • Brigitte, Pilar Emmanuel Macron

    Seandainya Emmanuel Macron (39) terpilih menjadi presiden Perancis termuda dalam sejarah, rakyat Perancis akan memiliki ibu negara yang unik dan memesona. Brigitte Macron, usianya 24 tahun lebih tua,

  • May Coba Yakinkan Pemimpin Eropa

    BRUSSELS, KAMIS Perdana Menteri Inggris Theresa May hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi Uni Eropa di Brussels, Belgia, Kamis (22/6), untuk meyakinkan para mitranya bahwa dirinya bisa diandalkan mem

  • Pertarungan Le Pen-Macron Makin Keras

    PARIS, JUMAT Pertarungan antara kandidat presiden Perancis, Emmanuel Macron dan Marine Le Pen, semakin keras, penuh ujaran kebencian, dan diwarnai adu strategi.Le Pen dianggap unggul dalam mengatur s

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas