Rubrik

internasional > timur tengah > PBB Tawarkan Pembentukan Konstitusi Baru


SURIAH

PBB Tawarkan Pembentukan Konstitusi Baru

GENEVA, RABU — Hari kedua perundingan damai Suriah, Rabu (17/5), di Geneva, Swiss, diwarnai tawaran proposal pembentukan konstitusi baru di negeri itu oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Utusan pemerintah dan kelompok oposisi yang bertemu dengan perwakilan PBB secara terpisah diharapkan segera merespons positif tawaran tersebut.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Rusia Bertemu Para Pemimpin Kelompok Oposisi

    KAIRO, KOMPAS Kementerian Luar Negeri Rusia mengungkapkan, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov akan bertemu dengan sejumlah pemimpin oposisi Suriah hari Jumat besok untuk menyampaikan pola solusi polit

  • Berharap Terobosan di Suriah

    Nyaris tak ada yang bisa diharap dari perundingan antara oposisi dan Pemerintah Suriah. Hanya karena faktor kemanusiaan yang membuat PBB melakukannya. Sudah lima kali perundingan antara kelompok op

  • Mimpi Damai di Suriah

    GENEVA, KAMIS Kekerasan yang terus terjadi dan bayang-bayang jalan buntu politik menggelayuti cita-cita terciptanya perdamaian dan masa depan yang lebih baik di Suriah. Tidak ada harapan besar yang m

  • Berharap Konflik Segera Berakhir

    Perundingan damai Suriah di Astana memunculkan harapan agar konflik berdarah yang berlangsung sejak 2011 itu segera berakhir. Harapan itu disampaikan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk

  • Perundingan Geneva Kembali Digelar

    GENEVA, SELASA Kelompok oposisi dan Pemerintah Suriah, Selasa (16/5), di Geneva, Swiss, memulai kembali perundingan damai Suriah putaran keenam melalui perantara Utusan Khusus PBB Staffan de Mistura.

  • Raja Teken Konstitusi Baru

    BANGKOK, KAMIS Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, Kamis (6/4), menandatangani konstitusi baru yang justru makin memperkuat cengkeraman militer di pemerintahan. Pihak militer menyatakan, konstitusi ba

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas