Rubrik

iptek > gawai > Audio Paripurna untuk Telinga


Audio Paripurna untuk Telinga

Ada alasan kuat di balik harga Rp 5 juta untuk mendapatkan satu unit produk penyuara kuping dari Sony, yakni XBA-N3AP. Janji yang dilontarkan adalah kualitas suara yang akan diberikan produk tersebut sepadan dengan harga yang harus dibayar oleh konsumen.

XBA-N3AP merupakan penyuara kuping dari Sony dengan teknologi untuk menghasilkan suara lebih kaya detail dan bertenaga bagi para penggunanya. Produk audio premium ini dijual dengan harga Rp 5 juta.
Kompas/DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJOXBA-N3AP merupakan penyuara kuping dari Sony dengan teknologi untuk menghasilkan suara lebih kaya detail dan bertenaga bagi para penggunanya. Produk audio premium ini dijual dengan harga Rp 5 juta.

Hal itu sedikit mengherankan memang mengingat penyuara kuping sebetulnya produk yang paling banyak dijumpai, seperti selalu ada untuk setiap pembelian ponsel pintar baru di dalam kardus. Bagi mereka yang pragmatis, seharusnya penyuara kuping bawaan pabrik sudah memenuhi kebutuhan mereka untuk mendengarkan audio dari perangkat mereka serta memanfaatkan mikrofon yang menyatu untuk panggilan telepon.

Namun, XBA-N3AP tidak menyasar konsumen kebanyakan kecuali mereka yang sudah memiliki kebutuhan untuk menikmati audio dengan lebih detail. Kebutuhan itu hanya bisa dipenuhi dengan membayar harga yang tidak murah, tetapi mereka mampu melakukannya.

Penyuara kuping ini berjenis in-ear atau yang dimasukkan ke lubang telinga. Dibanding jenis headphone yang menutupi daun telinga, ada beberapa kelebihan memakai jenis in-ear, seperti detail suara meski secara umum kalah dalam hal mereka ulang ambiens musik, dan bentuknya yang kecil memudahkan dipakai tanpa terlihat mencolok di keramaian. Konsekuensi paling umum adalah keterbatasan dalam memunculkan efek bas yang membuat musik terasa lebih kaya.

Teknologi yang dipergunakan penyuara kuping secara umum ada dua, yakni memakai penggerak dinamis (dynamic driver) dan penggerak kerangka berimbang (balanced armature driver). Teknologi hibrida ini memungkinkan XBA-N3AP memiliki rentang suara yang lebar agar bisa mereproduksi suara rendah, menengah, hingga tinggi dengan baik.

Dari desain produk, penyuara kuping ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok ketimbang produk umum di pasaran, yakni ruang tonjolan di dekat earbud. Itulah teknologi Sound Space Control berupa rongga untuk ruang tambahan bagi penggerak dan resonansi bunyi demi menghasilkan suara yang lebih kaya.

XBA-N3AP merupakan penyuara kuping dari Sony dengan teknologi untuk menghasilkan suara lebih kaya detail dan bertenaga bagi para penggunanya. Produk audio premium ini dijual dengan harga Rp 5 juta.
Kompas/DIDIT PUTRA ERLANGGA RAHARDJOXBA-N3AP merupakan penyuara kuping dari Sony dengan teknologi untuk menghasilkan suara lebih kaya detail dan bertenaga bagi para penggunanya. Produk audio premium ini dijual dengan harga Rp 5 juta.

Lengkap

Harian Kompas berkesempatan mempergunakan penyuara kuping ini dan memang tenaganya terasa saat dipergunakan. Bentuk kecil mungkin mengecoh karena suara yang masuk ke telinga kaya dengan detail dan lengkap hingga ke bas yang berat sesuai irama lagu.

Salah satu tantangan dalam memilih penyuara kuping adalah memastikan earbud sesuai dengan lubang telinga mengingat bentuknya bisa berbeda setiap orang. Sony menyiapkan tiga pasang earbud dengan ukuran berbeda di dalam setiap kemasan XBA-N3AP yang dibeli. Dengan demikian, pengguna bisa menggunakan earbud yang paling sesuai dengan bentuk telinganya karena selain untuk kenyamanan, lubang telinga yang tertutup rapat memungkinkan berbagai rentang suara untuk mengalun dari earbud.

Menggunakan layanan pengaliran musik (music streaming), pengalaman yang dirasakan sungguh berbeda sewaktu memakai penyuara kuping ini dibandingkan produk lain. Suaranya lebih kaya dan dentuman yang muncul sepanjang lagu terasa lebih mengentak di dalam kepala.

Perangkat dengan fitur seperti ini membutuhkan perangkat yang sepadan untuk menghasilkan pengalaman terbaik bagi pengguna, termasuk file musik apabila memakai format digital. Namun, XBA-N3AP hanya sesuai untuk dihubungkan dengan ponsel pintar atau perangkat musik portabel dan tidak bisa sepenuhnya menggeser penyuara kuping jenis yang menutupi daun telinga untuk pemakaian di dalam ruangan seperti rumah.

Dengan bentuk kecil dan mudah dibawa, XBA-N3AP merupakan tawaran dari Sony untuk penyuara kuping tanpa harus berkompromi dengan kualitas audio. Tidak sekadar berfungsi, tetapi juga memunculkan prestise bagi penggunanya.

    Baca Juga

    • Adu Ponsel Musik Sonido X1+ dan Vivo X5 Pro

      Selain untuk produktivitas dan berkomunikasi, telepon seluler adalah perangkat yang diandalkan penggunanya sebagai sumber hiburan, baik melalui tayangan video maupun permainan elektronik. Salah satu j

    • Memikat Telinga Kaum Muda Cara JBL

      JBL adalah salah satu merek produk audio di bawah nama Harman, perusahaan audio asal Amerika Serikat. Bersama merek tersebut, Harman memasuki pasar Asia dan termasuk Indonesia dengan beberapa merek la

    • R7S, Penawaran Terbaik dari Oppo

      Oppo pernah meluncurkan seri ponsel kelas menengah dengan klaim tertipis di dunia pada saat itu, yakni R5, pada Oktober 2014. Hanya dengan ketebalan 4,85 milimeter, R5 harus membayar mahal dengan me

    • Adu Tiga Ponsel 4G Merek Lokal

      Setelah sekian lama pasar dipenuhi oleh produk dari merek global, merek lokal ponsel pintar Indonesia, akhir tahun lalu, akhirnya merilis produk yang mampu beroperasi di jaringan seluler 4G. Beberapa

    • Perang Ponsel Menyambut Akhir Tahun

      Natal dan tahun baru adalah kesempatan yang dinanti produsen ponsel karena masyarakat meningkatkan porsi konsumsi. Tidaklah mengherankan bila peluncuran produk makin gencar berlangsung hingga dua bula

    • Ponsel Baru Andalan Axioo

      Selama ini, Axioo lebih dikenal dengan produk yang menyasar segmen pemula berupa gawai dengan harga terjangkau dengan seri Picophone di samping produk lain seperti komputer jinjing atau produk hibrida

    KOMENTAR

    Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
    Login untuk submit komentar.

    Kembali ke Atas