Rubrik

iptek > kesehatan > Atasi Resistensi Obat


Atasi Resistensi Obat

Butuh Kolaborasi Lintas Sektor di Tingkat Pusat hingga Daerah

JAKARTA, KOMPAS — Resistensi kuman pada obat antimikroba mengancam kesehatan masyarakat secara global. Untuk itu, penanggulangannya harus multisektor dengan pendekatan one health atau terintegrasi. Hal itu diharapkan diterapkan secara efektif di tingkat pusat hingga daerah.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Layanan Jangkau Keluarga

    JAKARTA, KOMPAS Tahun 2017, pelayanan puskesmas akan lebih aktif menjangkau keluarga. Sebagai langkah awal, pendekatan keluarga tersebut akan direalisasikan di 2.900 puskesmas di sejumlah daerah di I

  • Meraih Hati dengan Pendekatan Sosial

    Sejumlah negara di dunia terus berpacu dengan waktu menentukan ramuan mujarab untuk meredam ancaman terorisme dengan perkembangan gerakan radikal yang semakin pesat. Upaya deradikalisasi dan penegakan

  • Pendekatan Keluarga Butuh Komitmen

    JAKARTA, KOMPAS Pengelolaan kesehatan komunitas oleh puskesmas dengan pendekatan keluarga dinilai tak mudah dilakukan. Itu karena upaya tersebut membutuhkan pemahaman yang benar, ketersediaan sumber

  • Konvensional Diperkuat Digital

    JAKARTA, KOMPAS Pemberdayaan industri kecil menengah di Indonesia dinilai harus menggabungkan pendekatan konvensional dengan pendekatan berbasis digital. Inovasi yang berdampak jangka panjang mutlak

  • Menyelisik Kesahihan

    Dengan semakin banyak tabir kehidupan dan rahasia semesta disingkap, institusi pendidikan jadi merasa perlu berlomba memperbanyak pengetahuan yang harus ”disiramkan” ke benak pelajar. Akibatnya, pada

  • Indonesia Janji Capai SDG

    New York, Kompas Perserikatan Bangsa-Bangsa dijadwalkan mengesahkan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) pada Sidang Umum PBB, Jumat (25/9) waktu setempat. Diwakili Wakil Presiden Jusuf Kalla, Pemer

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas