Rubrik

iptek > kesehatan > Sanitasi Buruk Mengancam Kesehatan Bayi dan Anak


KESEHATAN LINGKUNGAN

Sanitasi Buruk Mengancam Kesehatan Bayi dan Anak

JAKARTA, KOMPAS — Akses air dan sanitasi yang minim berdampak buruk pada status kesehatan kelompok rentan, terutama bayi dan anak-anak. Untuk mengatasi masalah itu, perlu keterlibatan multisektor dan perubahan perilaku masyarakat.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Perubahan Perilaku Masyarakat Menjadi Kunci

    SURABAYA, KOMPAS Setiap tahun, jumlah sampah di Indonesia sekitar 65 juta ton. Sejumlah regulasi pengelolaan sampah dikeluarkan pemerintah untuk mengatasi masalah sampah, termasuk sampah plastik, t

  • Negara Dirgantara

    Sistem dan instrumentasi kelautan (maritim), kenyataannya, hanya cocok untuk mengatasi persoalan dan hubungan antarpulau (dalam zona regionalnya), tetapi tidak untuk mengatasi sejumlah masalah nasiona

  • Remisi dan PB Akan Dilonggarkan

    JAKARTA, KOMPAS Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat bersama dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sepakat untuk melonggarkan persyaratan remisi dan pembebasan bersyarat untuk narapidana tinda

  • Pesimisme Alonso Jelang Seri Pembuka

    MELBOURNE, SELASA Seri pembuka balapan Formula 1 musim 2017 di Melbourne, Australia, 26 Maret, disikapi pebalap tim McLaren dan petinggi tim Force India dengan pesimistis. Hasil uji coba resmi kedua

  • Sanitasi Buruk Mengancam Kesehatan Bayi dan Anak

    JAKARTA, KOMPAS Akses air dan sanitasi yang minim berdampak buruk pada status kesehatan kelompok rentan, terutama bayi dan anak-anak. Untuk mengatasi masalah itu, perlu keterlibatan multisektor dan p

  • Peran Pemerintah Masih Lemah

    JAKARTA, KOMPAS Keterlibatan lembaga swadaya masyarakat dan perusahaan mengatasi kasus gizi buruk atau malnutrisi di Indonesia terus meningkat. Namun, upaya itu sulit berkelanjutan karena peran pemer

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas