Rubrik

iptek > kesehatan > Resolusi Belum Diadopsi


Resolusi Belum Diadopsi

Batasan Larangan Promosi Susu Formula Dikaji

JAKARTA, KOMPAS — Pemerintah kemungkinan tidak mengadopsi Resolusi World Health Assembly 69.9 Tahun 2016. Resolusi itu menyerukan agar mengakhiri promosi tak bertanggung jawab dari produk makanan bayi dan anak berusia di bawah 3 tahun, termasuk susu formula pertumbuhan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pemusnahan Massal di Suriah

    GENEVA, SELASA Pemerintah Suriah dan milisi telah melakukan pemusnahan massal secara keji atas warga sipil yang ditahan dan ditawan sejak konflik dimulai, Maret 2011. Ribuan warga sipil telah disiksa,

  • Pelancong Bertanggung Jawab

    Trinity, penulis buku perjalanan wisata terlaris, menaruh perhatian pada persoalan sampah, terutama di tempat-tempat wisata. Karena itu, penulis buku seri The Naked Traveler itu mengingatkan pentingny

  • Sekolah Turut Bertanggung Jawab

    Jakarta, Kompas Kematian Gabriella Sherlyn Howard (8) dan Noor Anggrah Ardiansyah (8) mengguncang masyarakat. Gabriella atau Gaby meninggal di kolam renang saat mengikuti keterampilan berenang, Kami

  • Cucu Obligor BLBI Sempat Harus Bertanggung Jawab

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintahan era Presiden Abdurrahman Wahid sempat memaksa obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia bertanggung jawab hingga generasi ketiga. Namun, kebijakan ini kemudian berubah set

  • Belum Ada yang Bertanggung Jawab

    CIANJUR, KOMPAS Bus pariwisata Kitrans yang memicu kecelakaan maut dan menewaskan 12 orang di Jalan Raya Puncak, Ciloto, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tidak laik jalan. Hingga Senin (1/5), belum ad

  • Merkel Akui Bertanggung Jawab atas Kekalahan

    BERLIN, SELASA Kanselir Jerman Angela Merkel mengaku bertanggung jawab atas kekalahan yang dialami partainya, Uni Demokratik Kristen (CDU), dalam pemilu negara bagian di Berlin.Partai CDU yang merupa

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas