Rubrik

iptek > kesehatan > 10,3 Juta Peserta Mandiri Menunggak


Jaminan Kesehatan

10,3 Juta Peserta Mandiri Menunggak

JAKARTA, KOMPAS — Sebanyak 10,3 juta peserta mandiri Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menunggak iuran. Agar bisa tetap terlindungi oleh jaminan kesehatan, pemerintah daerah diimbau memasukkan mereka menjadi peserta jaminan kesehatan daerah dan mengintegrasikannya dengan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Utang Pemda Rp 1,3 Triliun

    Jakarta, Kompas Pemerintah daerah berutang kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Rp 1,3 triliun. Hal ini mengganggu keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Seh

  • Mutu Layanan Perlu Ditingkatkan

    YOGYAKARTA, KOMPAS Memasuki tahun ketiga penerapan program Jaminan Kesehatan Nasional, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan fokus pada tiga hal untuk mendorong mutu layanan. Tiga hal itu ada

  • 10,3 Juta Peserta Mandiri Menunggak

    Jakarta, Kompas Sebanyak 10,3 juta peserta mandiri Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menunggak iuran. Agar bisa tetap terlindungi oleh jaminan kesehatan, pemerintah daerah diimbau memasu

  • BPJS Kesehatan Bermasalah

    JAKARTA, KOMPAS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan akan mengalami defisit likuiditas Rp 5,85 triliun akhir 2015. Hal itu bisa mengganggu pelayanan program Jaminan Kesehatan Nasional. Solusi

  • Target Jumlah Peserta 201 Juta Orang

    PALEMBANG, KOMPAS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menargetkan jumlah peserta program Jaminan Kesehatan Nasional pada akhir 2017 adalah 201 juta orang. Untuk itu, kerja sama dengan pemerin

  • Benahi Sistem JKN

    Jakarta, KOMPAS Selama setahun pertama pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional, negara harus menyuntikkan Rp 6 triliun untuk menutup defisit anggaran yang terjadi. Jika pengelolaan jaminan tak di

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas