Rubrik

iptek > kesehatan > Melirik Cukai dan Realokasi Subsidi


Melirik Cukai dan Realokasi Subsidi

Besar pasak daripada tiang. Itulah gambaran implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat selama hampir genap empat tahun terakhir. Karena itu, isu keberlanjutan JKN-KIS terus saja menghantui. Peluang meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS melalui kenaikan cukai rokok tak juga dilakukan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Utang Pemda Rp 1,3 Triliun

    Jakarta, Kompas Pemerintah daerah berutang kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Rp 1,3 triliun. Hal ini mengganggu keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Seh

  • “Holding“ BPJS

    Dalam suatu kesempatan, beberapa bulan sebelum BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) diresmikan beroperasi penuh pada awal Juli 2015 di Cilacap, direksi BPJS TK mendapat kesempatan untuk melakukan audiensi d

  • Terapi HIV agar Dicakup JKN

    JAKARTA, KOMPAS Obat antiretroviral dan pemeriksaan penunjang bagi orang dengan HIV- AIDS didorong agar tercakup dalam Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat. Hal itu bertujuan menjamin keb

  • BPJS Kesehatan Jajaki UMKM

    SIDOARJO, KOMPAS Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Sidoarjo, Jawa Timur, menjajaki perluasan kepesertaan jaminan kesehatan nasional Kartu Indonesia Sehat terhadap pekerja di sektor usaha m

  • Kartu Indonesia Sehat Lengkapi KJS

    JAKARTA, KOMPAS Warga miskin di DKI Jakarta yang belum dijangkau Kartu Jakarta Sehat dijaring dengan Kartu Indonesia Sehat. Selain warga miskin, KIS atau program Jaminan Kesehatan Nasional itu menjang

  • Pembagian Kartu KIS-JKN Belum Merata

    Amahai, Kompas Sebagian masyarakat di daerah pelosok belum mendapat Kartu Indonesia Sehat-Jaminan Kesehatan Nasional. Padahal, akses layanan kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan pada era

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas