Rubrik

iptek > kesehatan > Kendalikan Faktor Risiko Gangguan Pencernaan


KEHAMILAN

Kendalikan Faktor Risiko Gangguan Pencernaan

JAKARTA, KOMPAS — Gangguan sistem pencernaan pada ibu hamil perlu diwaspadai karena bisa berlanjut hingga kehamilan trimester kedua dan ketiga. Jika tak diatasi, itu membahayakan kesehatan ibu dan janin.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pembuangan Terbuka Belum Ditindak

    JAKARTA, KOMPAS Pembuangan sampah secara terbuka masih berlangsung tanpa penindakan. Praktik tidak sehat itu membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan, serta melepaskan emisi gas rumah kaca.Sesu

  • Merawat Apresiasi lewat Layanan Kesehatan

    Upaya pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mengusahakan perbaikan kesejahteraan sosial rakyat mulai menampakkan respons positif. Langkah pemerintah dalam memperbaiki pelayanan di bidang kesehatan dan

  • Melindungi Hak Anak mulai dari Akarnya

    Keterbatasan pengetahuan dan ekonomi membuat anak di desa-desa kecil di Jawa Tengah rentan. Mereka kerap terjebak perkawinan di bawah umur yang berakibat kehamilan dini dan putusnya akses pendidikan.

  • Hak Remaja Tak Terlindungi

    Jakarta, Kompas Hak remaja Indonesia atas layanan kesehatan reproduksi berkualitas belum terpenuhi. Tak jarang, mereka justru didiskriminasi oleh petugas kesehatan atau dikriminalisasi oleh aparat pe

  • Seksualitas

    Belum apa-apa, judul “Seksualitas“ di atas mungkin sudah membuat jengah. Padahal, pendidikan seksualitas sesungguhnya sangat positif karena mencakup bidang yang sangat luas, mulai dari pengenalan id

  • “Food Combining“ pada Bulan Ramadhan

    Puasa pada bulan Ramadhan punya makna rohani dan jasmani. Berpuasa mengantar umat Islam lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berbagai kegiatan olah rohani dilakukan agar umat mampu mengendalikan

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas