Rubrik

iptek > lingkungan > Area Survei di Raja Ampat Disepakati 2,2 Hektar


TERUMBU KARANG

Area Survei di Raja Ampat Disepakati 2,2 Hektar

JAKARTA, KOMPAS — Tim lintas kementerian bersama perusahaan Spica Insurance menyepakati wilayah survei seluas 22.060 meter persegi atau 2,2 hektar terkait kerusakan terumbu karang di Raja Ampat, Papua Barat, yang disebabkan kapal pesiar Caledonian Sky. Area itu akan diverifikasi untuk menghitung kepastian luasan kerusakan biodiversitas di jantung segitiga terumbu karang dunia itu.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Fenomena Pemutihan Karang

    Sekitar 2.000 orang berkumpul di Honolulu, Hawaii, selama sepekan hingga akhir pekan ini. Mereka berbagi ilmu tentang terumbu karang. Sedikit yang memberikan perhatian. Padahal, terumbu karang berpera

  • 13.500 Meter Persegi Karang Rusak

    JAKARTA, KOMPAS Pengukuran lapangan menunjukkan kerusakan terumbu karang di Raja Ampat akibat aktivitas kapal pesiar Caledonian Sky mencapai 13.500 meter persegi. Kerusakan terjadi di kawasan zona in

  • Kerusakan Terumbu Karang Masih Parah

    Pandeglang, Kompas Kerusakan terumbu di wilayah Pandeglang, Provinsi Banten, masih parah. Di dasar laut dengan kedalaman sekitar 3 meter, hanya tampak karang-karang gundul berwarna abu-abu pucat.Pe

  • 1 Juta Terumbu Karang Ditanam

    SABANG, KOMPAS Pemerintah melalui Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan menanam 1 juta terumbu karang bertema ”Save Our Littoral Life” secara serentak di Indonesi

  • Resolusi Usulan Indonesia Dibahas

    NAIROBI, KOMPAS Usulan Indonesia terkait perlunya resolusi terumbu karang pada Sidang Lingkungan PBB kedua di Nairobi, Kenya, memasuki tahap pembahasan draf. Total ada 24 usulan resolusi yang diajukan

  • Terumbu Karang demi Anak Cucu

    Pelan-pelan Andi (34) berjalan di antara karang dan pasir. Separuh kakinya sudah tenggelam dan ia terus berjalan menjauhi Pulau Tambelan di Bintan, Kepulauan Riau. Guru SMP di Tambelan itu hendak menu

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas