Rubrik

iptek > lingkungan > Hutan Papua Penentu Emisi Indonesia


Hutan Papua Penentu Emisi Indonesia

Hutan Papua menjadi kunci keberhasilan Indonesia mencapai penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 29-41 persen pada 2030. Namun, masih berlangsungnya deforestasi dan degradasi hutan di "Bumi Cendrawasih" itu membuat banyak pihak meragukan target tersebut bisa tercapai.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Negara-negara Didesak Perbarui Target

    GENEVA, Jumat Pertemuan Paris diharapkan bisa melahirkan ketentuan bagi negara- negara anggota Konvensi Kerangka Kerja PBB untuk Perubahan Iklim buat merevisi dokumen niatan kontribusi nasional un

  • Indonesia Beberkan Penurunan Emisi

    MARRAKEsH, KOMPAS Indonesia membeberkan langkah-langkahnya saat diberi kesempatan berbicara dalam pertemuan tingkat tinggi Konferensi Perubahan Iklim Ke-22 di Marrakesh, Maroko. Jakarta pun berpandan

  • Kebakaran Belum Masuk, INDC Perlu Direvisi

    Jakarta, KompaSIndonesia harus segera merevisi dokumen tekad niatan kontribusi penurunan emisi gas rumah kaca global. Dalam dokumen yang diajukan ke Konvensi Kerangka Kerja PBB untuk Perubahan Iklim,

  • Karbon Biru Berpotensi Tak Masuk NDC

    MARRAKESH, KOMPAS Indonesia belum menempatkan perlindungan ekosistem mangrove sebagai bagian komitmen penurunan emisi gas rumah kaca. Meski luasnya jauh lebih sedikit daripada hutan daratan, mangrov

  • Rujukan Emisi GRK Minus dari Kebakaran

    Jakarta, Kompas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jumat (18/9) di Jakarta, mengumumkan rujukan emisi gas rumah kaca nasional dari sektor kehutanan atau FREL. Dokumen yang akan diserahkan p

  • Merawat Pohon Kehidupan

    Melalui sejarah dan di seluruh peradaban, Pohon Kehidupan—yang digambarkan dengan akarnya yang besar dan kanopinya yang luas, sering kali penuh buah dan bunga—memiliki tempatnya tersendiri dalam ajara

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas