Rubrik

iptek > lingkungan > Kurang Dana, Dua Peneliti Muda Terancam Batal ke...


KOMPETISI INTERNASIONAL

Kurang Dana, Dua Peneliti Muda Terancam Batal ke AS

DENPASAR, KOMPAS — Dua siswa kelas X SMA Negeri 3 Denpasar, Apta Prana Mas Erlangga (16) dan Made Fajar Gautama (16), terancam batal berangkat mewakili Indonesia berkompetisi di International Sustainable World Energy Engineering Environment Project Olympiad atau I-SWEEEP 2017 di Texas, Amerika Serikat, pada 1 Mei mendatang. Hingga saat ini mereka masih kekurangan dana untuk pembelian tiket dan pengurusan visa.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • 10 Siswa SMA Lomba di Luar Negeri

    DENPASAR, KOMPAS Sebanyak 10 siswa dan siswi kelas X dan XI SMA Negeri 3 Denpasar, Bali, mewakili Indonesia bertanding dalam lomba penelitian sains di Amerika Serikat, Nepal, Malaysia, dan Thailan

  • Langkan

    Peneliti SMA Minim Dana Dapat Simpati PengusahaDua peneliti muda dari SMA Negeri 3 Denpasar, Apta Prana Mas Erlangga dan Made Fajar Gautama, yang terancam urung berangkat mewakili Indonesia untuk ber

  • Education Community Nationwide in Mourning

    YOGYAKARTA, KOMPAS Another tragedy has occurred within the nation’s education community. Three students from Yogyakarta’s Indonesia Islamic University (UII) died after participating in basic trainin

  • Tragic End of Asyam’s Oxford Dreams

    Three gold medals from high-school chemistry olympiads still hung on the bedroom wall of SyaitsAsyam on Wednesday (25/1/2017). Besidethe medals were a piece of paper with a list of Asyam’s dreams, inc

  • Dunia Pendidikan Berduka

    YOGYAKARTA, KOMPAS Tragedi di dunia pendidikan kembali terulang. Tiga mahasiswa Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, meninggal setelah mengikuti pendidikan dasar organisasi pencinta alam kampus. M

  • Taking Cacao Waste to Holland

    Putu Sri Indah Cahyani and Ni Ketut Ayu Krisma Dewi, both 18, will be presenting their findings on the use of cacao shell waste as a supercapacitor at the 2016 Environment Sustainability Project Olymp

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas