Rubrik

iptek > lingkungan > Menyemai Tumbuhan, Menebar Manfaat


200 TAHUN KEBUN RAYA BOGOR

Menyemai Tumbuhan, Menebar Manfaat

Berawal dari sebuah kebun di belakang rumah dinas gubernur jenderal Belanda di Bogor tahun 1817, Kebun Raya Bogor kini menjadi salah satu pusat konservasi tumbuhan terbesar di Asia Tenggara. Terletak di pusat kota meneguhkan fungsinya sebagai paru-paru kota, sekaligus oase warga yang haus ruang terbuka hijau.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Mencicipi Cita Rasa Victoria

    Mari melihat Negara Bagian Victoria, Australia, dari perspektif kuliner. Cicipi keragaman suguhannya, dari kedai kopi di pusat kota sampai pabrik cokelat di Yarra Valey. Kami berenam, jurnalis dari

  • Alkisah, Cerita tentang Kwangchow

    Alkisah, menurut yang punya cerita, di zaman Dinasti Zhou (1045-256 SM) berkuasa di Tiongkok, orang-orang Canton (Kanton) menderita kelaparan, selama bertahun-tahun. Suatu hari, datanglah lima makhluk

  • Merespons Zaman, Menerima Beragam Subkultur

    Kota Bandung ditetapkan menjadi salah satu anggota jaringan kota kreatif UNESCO pada 11 Desember 2011. Bukan hanya desain fisik yang menjadi unggulan, keinginan dan kebanggaan warganya merancang mas

  • Rahasia Resep Keju Appenzell

    Hanya dalam waktu kurang dari dua jam, kami sudah berkeliling di kawasan Appenzell, Swiss. Lelah belum lagi terasa ketika Evelyn Manser, pemandu wisata, membawa kami kembali ke stasiun kereta. Ini ber

  • Kini Bukan Lagi ”Anak Bawang”

    Ekuador dulu dianggap tim ”anak bawang” di Amerika Selatan. Maklum, sebelum dasawarsa 1960-an, ”La Tricolor” pernah menempati peringkat ke-111 Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Sebaga

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas