Rubrik

iptek > lingkungan > Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Defisit Air


KEKERINGAN

Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Defisit Air

JAKARTA, KOMPAS — Musim kemarau kali ini tergolong normal dibandingkan dengan tahun lalu. Namun, kekeringan cukup parah melanda sejumlah daerah, terutama di Jawa dan Nusa Tenggara. Kondisi ini menunjukkan telah terjadi defisit air akibat kerusakan lingkungan. Dibutuhkan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ini karena tren iklim ke depan, intensitas hari tanpa hujan akan meningkat.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan daftar dan login untuk mengakses artikel lengkapnya.

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas