Rubrik

iptek > sains > Pertanian Terpadu untuk Cegah Kebakaran


LAHAN GAMBUT

Pertanian Terpadu untuk Cegah Kebakaran

PALEMBANG, KOMPAS — Pengelolaan sistem pertanian terpadu menjadi salah satu alternatif solusi untuk mengurangi risiko kebakaran lahan gambut. Hal itu karena pengawasan dan pengelolaan lahan akan lebih ketat dengan keterlibatan masyarakat. Namun, pelaksanaan sistem itu masih terganjal tingginya investasi dan pola pikir petani yang belum terbiasa dengan sistem pertanian multikultur.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kilasan Kawat Sedunia

    Berkeley Pernahkah terpikir memberdayakan kambing untuk mengurangi risiko kebakaran hutan? University of California, Berkeley, Amerika Serikat, melakukan hal tersebut. Media UPI melaporkan, Jumat pe

  • Pelajaran dari Kebakaran Hutan dan Lahan

    Indonesia adalah salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, dengan sumber daya hutan yang cukup signifikan melingkupi pulau-pulau besar terutama Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Sumber daya hutan

  • Dibutuhkan Tim Pendamping Daerah

    PALANGKARYA, KOMPAS Pemerintah diminta membuat perencanaan dan penguatan kapasitas dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya adalah membentuk tim pendamping daerah yang bekerja menda

  • Menjaga Gambut, Menjaga Kehidupan

    Bersahabat dengan gambut. Pedoman ini dipegang teguh masyarakat Desa Perigi Talang Nangko, Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Bagi mereka, lahan gambu

  • Gubernur Diminta ke Lapangan

    JAKARTA, KOMPAS Penanganan kebakaran hutan dan lahan di daerah diharapkan langsung dipimpin gubernur setempat. Itu agar kekuatan dan institusi di daerah bisa dikerahkan langsung untuk mengantisipasi d

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas