Rubrik

iptek > sains > Hujan Berkurang, Longsor Masih Berpeluang Terjadi


GERAKAN TANAH

Hujan Berkurang, Longsor Masih Berpeluang Terjadi

JAKARTA, KOMPAS — Sekalipun curah hujan sudah mulai berkurang, longsor masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah. Menurut data Badan Geologi, dalam sepekan terakhir, longsor telah terjadi di 12 wilayah kabupaten.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kilas Iptek

    Gempa Timika Dipicu Sesar AktifGempa bumi berkekuatan M 5,2 melanda Timika, Papua, Rabu (15/6) pukul 05.09 WIB. Menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak

  • Kerusakan Lingkungan Masif

    JAKARTA, KOMPAS Intensitas dan skala bencana hidrometeorologi, meliputi banjir, longsor, kekeringan, hingga kebakaran hutan dan lahan, terus meningkat. Perubahan cuaca hanya memicu, tetapi penyebab ut

  • Hortikultura Terdampak

    KERINCI, KOMPAS Pertanian hortikultura di kaki Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi, kian terdampak oleh semburan abu vulkanik Gunung Kerinci. Sebagian tanaman gagal panen akibat paparan abu. T

  • Kenali Ciri Awal Gerakan Tanah

    JAKARTA, KOMPAS Curah hujan harian di Pulau Jawa diperkirakan terus meningkat seiring puncak musim hujan yang segera tiba sehingga meningkatkan ancaman banjir dan longsor. Masyarakat yang tinggal di z

  • Hujan Lebat Kian Sering Terjadi

    JAKARTA, KOMPAS Hujan ekstrem dengan intensitas di atas 150 milimeter per hari memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah. Itu amat jarang terjadi di masa lalu dan membuktikan perubahan iklim.

  • Cekungan Air Tanah Jakarta Tercemar

    JAKARTA, KOMPAS Sekitar 30 persen wilayah utara cekungan air tanah (CAT) Jakarta tercemar air asin, baik yang masih bersifat payau maupun sepenuhnya asin. Pengambilan air tanah secara berlebihan tela

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas