Rubrik

iptek > teknotrika > Gotong Royong Terjemahkan Bencana


TEKNOLOGI INFORMASI

Gotong Royong Terjemahkan Bencana

Informasi yang mengalir di linimasa media sosial adalah data berlimpah yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, seperti memonitor isu terkini hingga menganalisis perilaku penggunanya. Media sosial pun menjadi salah satu andalan untuk mendapatkan berita terbaru karena demokratisasi alur informasi yang bisa datang dari pengguna mana pun.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Menanti ”Penjaga Nalar” Politik

    Dentang bel pertarungan pemilihan kepala daerah serentak 2017 bakal segera berbunyi saat Komisi Pemilihan Umum di daerah menetapkan pasangan calon pada 24 Oktober. Media sosial bakal menjadi salah sat

  • Menjaga Tetap Kritis Sekaligus Taktis

    Revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dinilai kian mengekang kebebasan berekspresi masyarakat karena setiap kritik, terutama di media sosial berpeluang dituntut pidana penjara, terut

  • Berbagi dan Berkolaborasi lewat Blog

    Sedikitnya 15 peserta, yang semuanya perempuan, duduk santai berhadap-hadapan, dengan dibatasi meja panjang, berkumpul di lantai atas sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (4/3) pagi. Mereka

  • Ketinggalan Zaman

    Nicholas Santoso, D-4 Perhotelan Diknas 2014 di Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti dan Penerima Beasiswa Kemdikbud Double Degree di Burapha University International College, Thailand. Media so

  • ”Serangan Balik” dari ”Netizen”

    Para netizen atau pengguna internet melawan balik para teroris yang berupaya menyebarkan ketakutan lewat bom dan letusan pistol di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis pekan lalu. Melalui tagar di Twitter

  • Menyikapi Era Defisit Kebenaran

    Dalam rapat terbatas yang dihadiri sejumlah menteri dan jajaran lain, 29 Desember 2016, Presiden Joko Widodo mengungkapkan keprihatinan mendalam atas maraknya berita bohong (hoax), fitnah, kebencian,

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas