Rubrik

kampus > Menang Jangan Jumawa, Kalah Harus Legawa


Tantangan Kompas Kampus

Menang Jangan Jumawa, Kalah Harus Legawa

Dalam kehidupan, ada saatnya kita memenangi sebuah persaingan. Akan tetapi, di lain waktu, ada masa pula kita harus kalah dalam sebuah perlombaan. Meski sebenarnya kalah dan menang merupakan hal biasa, ada loh yang susah banget menerima kondisi saat dikalahkan sampai enggak bisa move on.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Jejak Jenang dalam Kehidupan Masyarakat Jawa

    Dalam kehidupan masyarakat Jawa, jenang meninggalkan jejaknya pada abad XII di era Kerajaan Kediri di Jawa Timur. Sejak itu, jenang atau bubur mampu bertahan hingga kini sebagai sesaji upacara adat

  • Perempuan Jawa dalam Kehidupan Modern

    JAKARTA, KOMPAS Modernitas didefinisikan sebagai representasi kedewasaan Jawa untuk menjaga keselarasan atau prinsip rukun. Pemikiran modernitas tidak memisahkan atau memutus masyarakat Jawa dari ma

  • Mantan Komedian TV Menangi Pemilu

    GUATEMALA CITY, SENIN Mantan komedian Jimmy Morales menang telak dalam pemilu presiden Guatemala, Minggu (25/10). Walau tidak mempunyai pengalaman politik, Morales unggul memanfaatkan kemarahan publik

  • Utama

    Oleh: Retnowati/Kompas Anak, Ilustrasi: Merri Teman-teman tentu pernah ikut sebuah perlombaan. Mungkin ada yang ikut lomba mewarnai, lomba menggambar, lomba makan kerupuk, atau lomba sepeda hi

  • Terminologi Kiai, Dulu dan Kini

    Menyerap dari bahasa Tiongkok, kata ’kiai’ secara terminologi berasal dari kata ’kiya’ yang berarti ’jalan’, dan ’i’ yang berarti ’lurus’. Kiai adalah orang yang benar-benar menempuh jalan kebenaran d

  • Menjauhnya Rasa Nyaman

    Hari ini, 14 Juli, Kota Manado, Sulawesi Utara, menapaki usia ke-392 tahun. Di usia yang cukup tua, atmosfer ulang tahun pun nyaris tiada. Warga dan pemerintah memilih diam dalam menyambut hari ja

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas