Rubrik

metropolitan > Polisi Ketahui Identitas Dua Pelaku


KASUS NOVEL BASWEDAN

Polisi Ketahui Identitas Dua Pelaku

JAKARTA, KOMPAS — Kepolisian Negara RI telah mengetahui dan memeriksa dua orang yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Penyelesaian Melalui Mekanisme Hukum

    JAKARTA, KOMPAS Jaksa Agung HM Prasetyo menegaskan, penyelesaian perkara penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan harus tetap melalui prosedur hukum. Ada sejumlah opsi yang mungkin dilakuk

  • Kejaksaan Belum Bersikap

    JAKARTA, KOMPAS Sikap dari kejaksaan ditunggu terkait penyelesaian perkara penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Hingga saat ini, belum ada kepastian kelanjutan kasus dugaan pengani

  • Polisi Sudah Periksa 16 Saksi

    JAKARTA, KOMPAS Polisi masih menyelidiki kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Hingga Minggu (16/4), 16 saksi telah diperiksa tim satuan tuga

  • Pelaku Penyiraman Belum Terungkap

    JAKARTA, KOMPAS Pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, belum terungkap. Dua pria yang dicurigai warga dan telah diperiksa Direktorat Reserse Krimin

  • Kinerja KPK Dikhawatirkan Terganggu

    jakarta, kompas Pelimpahan berkas dakwaan atas nama penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan ke Pengadilan Negeri Bengkulu dikhawatirkan akan membuat situasi komisi antirasuah itu menjad

  • Tahun yang Bakal Bertambah Kelam

    Awan hitam pemberantasan korupsi menggelayut di langit Ibu Pertiwi sepanjang 2015. Pelemahan upaya pembasmian korupsi datang silih berganti. Penegak hukum dipersulit memberantas korupsi demi stabilita

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas