Rubrik

metropolitan > Kelompok Iseng yang Berkembang Jadi Kriminal


berandalan berMOTOR

Kelompok Iseng yang Berkembang Jadi Kriminal

JAKARTA, KOMPAS — Gerombolan bermotor yang beraksi di Jakarta diduga kelompok "cair". Anggotanya sangat mudah berganti dengan lintas batas sekolah ataupun wilayah dan jumlah mereka tak terdeteksi. Penindakan kepolisian saja tak memadai untuk mengatasinya.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Transaksi Lintas Batas Tak Tercatat

    Jakarta, Kompas Perdagangan lintas batas, khususnya ekspor dan impor, selama ini tidak pernah tercatat. Jika hal itu dibiarkan, masuknya komoditas ilegal dari negara lain berpotensi semakin bertamba

  • Daerah Perbatasan Jadi Motor Ekonomi

    SANGGAU, KOMPAS Pemerintah mencanangkan era baru pengelolaan kawasan perbatasan dan lintas batas negara dari kawasan yang selama ini tertinggal, terisolasi, dan terbelakang menjadi kawasan maju, terb

  • Aksi Konkret untuk Cegah Penyelundupan

    JAKARTA, KOMPAS Pos-pos lintas batas tradisional menjadi pintu masuk penyelundupan dari dan menuju Indonesia. Untuk mencegah dan menindak tegas penyelundupan, Presiden Joko Widodo akan membentuk satu

  • Penataan Perbatasan Negara Belum Selesai

    Di pengujung tahun 2016, gerbang perbatasan Nusantara dengan negara tetangga berubah wajah. Sejumlah kawasan pos lintas batas negara, antara lain Entikong dan Badau (Kalimantan Barat) dan Motaain (Nus

  • Berbagi Informasi Lintas Batas Menjadi Keharusan

    JAKARTA, KOMPAS Aktivitas saling berbagi informasi lintas batas negara sepatutnya menjadi bagian dari peningkatan kerja sama penanganan terorisme dan kegiatan deradikalisasi secara global. Pelibatan

  • Kini Kami Merdeka

    Wajah Ligas (75) semringah. Penduduk Desa Aping, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, itu tersenyum. Dia bersama Yusef Bawang (60), warga Desa Aruk, Sajingan Besar, dan ribu

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas