Rubrik

muda > Yang Mantan, Biarlah Jadi Mantan


ASMARA

Yang Mantan, Biarlah Jadi Mantan

Cewek dan cowok yang sedang galau lantaran patah hati berkumpul di Festival Melupakan Mantan 2017 di Yogyakarta, 11-13 Februari lalu. Di acara itu, mereka saling menguatkan dan membangun kepercayaan bahwa di luar sana masih ada orang lain yang bisa menggantikan posisi si mantan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Bersatu Melawan Terorisme

    JAKARTA, KOMPAS Ledakan yang berasal dari aksi bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, menjadi momentum untuk makin merekatkan persatuan bangsa. Hanya dengan persatuan, masalah seperti aksi teroris

  • ”Tumbal” Kesepakatan Kuala Lumpur-Pyongyang

    Korea Utara sudah menjadi pemenang. Demikian penilaian pakar Korea Utara dari Universitas Kookmin, Seoul, Andrei Lankov, mengenai kisruh diplomatik antara Malaysia dan Korea Utara yang berlatar belaka

  • Merajut Perbedaan Menjadi Karya Indah

    Status boleh ibu rumah tangga, tetapi semangat, karya, dan pesan kebersamaan yang ”diteriakkan” sekelompok ibu rumah tangga di Kota Malang, Jawa Timur, melampaui sekat-sekat keterbatasan mereka. Teria

  • Ikatan Kekeluargaan

    Dalam satu dekade ini, FC Barcelona mampu merebut gelar dari semua kompetisi, mulai dari Liga Spanyol, Piala Raja Spanyol, Piala Super Spanyol, Liga Champions UEFA, Piala Super Eropa, hingga Piala Dun

  • Melongok Kotak Kaca Nostalgia

    Selain harapan, manusia bertahan hidup karena kenangan. Baik kenangan pahit maupun manis pada akhirnya terasa indah jika seseorang telah berjarak dan berdamai dengannya. Mendengar lagu, seseorang sege

  • Membaca Menumbuhkan Harapan

    Musibah gempa dan tsunami tahun 2004 di Aceh membangkitkan semangat kesukarelawanan Alfiatunnur (35). Bersama para sukarelawan, ia membawa buku ke barak-barak pengungsi dan mengajak anak-anak korban b

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas