Rubrik

muda > Ramen Pun Dimodifikasi


CITA RASA

Ramen Pun Dimodifikasi

Seperti di Jepang, ramen di Indonesia juga tumbuh dengan banyak pilihan rasa yang dimodifikasi sesuai lidah kita. Perihal rasa itu, Sylvia Wijaya, pengusaha resto ramen yang belajar memasak ramen dari pembuat aslinya di Jepang, menyatakan, cita rasa ramen terutama terdapat pada rasa dari sup dasar.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Sashimi Bitung

    Pemandangan yang tersaji di depan mata ini sungguh tidak biasa. Sepiring singkong rebus berwarna kuning ranum dengan ukuran jumbo. Sepiring saus kecap sarat dengan irisan cabai dan cacahan daun kemang

  • Terang dalam Gugusan Lampu Elegan

    Tak hanya mengubah gelap menjadi terang, lampu kini telah berlaku sebagai pencipta atmosfer, bahkan efek dramatis, pada sebuah ruang. Desain lampu dibuat sedemikian rupa sehingga mampu memberi aksen t

  • The Caruban Carnival, Agenda Tahunan Cirebon

    CIREBON, KOMPAS Pergelaran The Caruban Carnival dipastikan menjadi agenda tahunan pariwisata di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Selain mengangkat seni budaya khas Cirebon, karnaval itu pun ditargetkan

  • Keresahan Menyambut Kunjungan Tuan

    Penulis Rusia Nikolai Gogol pertama kali mementaskan karya drama komedinya berjudul Revizor 180 tahun yang lalu, satir tentang zaman di mana korupsi adalah penguasanya. Sekitar 180 tahun berselang, ke

  • Menjaga Lautan Nusantara dari Udara

    Sebagai negara kepulauan terbesar yang dikelilingi lautan luas dan garis pantai yang panjang, perairan Indonesia sangat rentan. Laut menjadi gerbang dan arena yang memungkinkan terjadi berbagai tindak

  • Rampaian Rasa tentang Bangsa

    Segaduh apa pun segregasi sosial menyangkut identitas, lewat masakan isu itu tak lagi relevan. Ketika lidah kita bisa menikmati dan melumat kompleksitas identitas dari suatu masakan, untuk apa lagi

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas