Rubrik

muda > Kalah-Menang Itu Biasa


KOMPETISI

Kalah-Menang Itu Biasa

Kalah dalam lomba sering kali menyakitkan. Sebaliknya, menang lomba jelas membanggakan. Bagi yang menang, belajarlah tetap rendah hati, yang kalah jangan terlalu larut berduka. Suatu saat kondisi itu bisa bertukar kok. Yang jagoan bisa kalah; yang kalah melulu, dengan usaha keras, lain waktu bisa menang dan jadi juara.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Menang Tanpa ”Ngasorake”

    Banyak orang kadang lupa. Dalam kontestasi, sejatinya yang utama diperjuangkan adalah moralitas. Oleh karena itu, kalah dan menang, orang tetap terhormat. Moralitas adalah esensi yang  meneguhkan eksi

  • Federer Tetap Rendah Hati

    LONDON, RABU Roger Federer memiliki sifat rendah hati. Meski telah menggenggam tiket ke babak semifinal dengan mengalahkan lawan terberatnya, Novak Djokovic, ”Sang Maestero” tetap tenang. Juara 17 Gr

  • Dua Laga Perdana Grup B Diselesaikan Lewat Adu Penalti

    GIANYAR, KOMPAS Dua laga perdana di babak penyisihan turnamen sepak bola Piala Jenderal Sudirman di Grup B yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (14/11), harus diselesai

  • Arsenal Menjaga Jarak

    LONDON, MINGGU Arsenal keluar dari tekanan besar menjaga jarak dari pemuncak klasemen Liga Inggris, Chelsea, seusai mengalahkan Bournemouth, 3-1, Minggu (27/11) malam. Kemenangan yang susah payah it

  • Rendah Hati

    Daniel Mananta (35) mengungkapkan kegembiraannya bisa menjadi salah satu juri untuk serial kompetisi wirausaha muda kreatif The Big Start Indonesia. Serial yang digagas oleh Blibli.com bekerja sama de

  • Hak Konstitusional Pemilih Terkurangi

    JAKARTA, KOMPAS Hak konstitusional pemilih terkurangi oleh berlakunya ketentuan ambang batas selisih suara sebagai syarat mengajukan sengketa hasil pilkada ke Mahkamah Konstitusi. Ketentuan ter

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas