Rubrik

nusantara > Industri Logam Ngingas Jemput Pasar Global


Kesejahteraan Daerah

Industri Logam Ngingas Jemput Pasar Global

Industri logam di Desa Ngingas, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan basis usaha rakyat kelas rumahan. Produk mereka tak hanya menguasai pasar lokal dan Nusantara. Para pelaku usaha ini berupaya menyuguhkan karya terbaiknya demi menjemput pasar global pada era masyarakat ekonomi ASEAN.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pelaku Usaha Daerah Perkuat Pasar Lokal

    NGAWI, KOMPAS Pelaku usaha sektor kayu olahan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, memperkuat posisi di pasar lokal dengan memperluas jaringan hingga ke luar Pulau Jawa. Potensi pasar mebel untuk luar Jaw

  • Hadapi Pasar Bebas, Tidak Bisa ”Aing-aingan”

    Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah industri kerajinan di Kota/Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, seperti bordir atau aneka kerajinan pandan sebetulnya paling siap menghadapi pasar bebas Mas

  • KUR untuk Bayar Rentenir

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah terus mendorong realisasi kredit usaha rakyat bagi pelaku usaha mikro. Namun, kenyataannya, ada pelaku usaha mikro yang tidak menggunakan semua dana dari kredit itu untuk mo

  • BRI Percepat Penyaluran Kredit Usaha Rakyat

    MASOHI, KOMPAS PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus meningkatkan akselerasi penyaluran kredit usaha rakyat. Dalam tempo kurang dari sebulan, BRI telah menyalurkan kredit usaha rakyat senilai

  • Pertanian Diprioritaskan

    LIMA PULUH KOTA, KOMPAS Dukungan pembiayaan dinilai penting dalam pengembangan dan transformasi pertanian. Pemerintah pun mendorong penyaluran kredit usaha rakyat agar lebih mengarah ke sektor produk

  • Pasar Ekspor dan Domestik Digarap

    JAKARTA, KOMPAS Pelaku usaha mebel di Indonesia harus menggarap secara simultan pasar ekspor dan domestik. Penguatan penggarapan pasar membutuhkan penelitian dan pengembangan untuk mengetahui selera k

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas