Rubrik

nusantara > Jumlah Pelaku Ekonomi Perlu Ditingkatkan Lagi


EKONOMI KREATIF

Jumlah Pelaku Ekonomi Perlu Ditingkatkan Lagi

BANYUWANGI, KOMPAS — Pertumbuhan produk domestik bruto dari sektor ekonomi kreatif selama tahun 2010-2015 meningkat hingga 10,14 persen per tahun. Namun, warga yang terlibat dalam ekonomi kreatif cenderung stagnan.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Terobosan Ekonomi Kreatif

    Badan Ekonomi Kreatif atau Bekraf pada 2016 nanti dituntut bekerja nyata. Waktu sepanjang 2015 ini hanya digunakan badan itu untuk mengurusi struktur kelembagaannya. Bekraf ditetapkan pada 20 Janua

  • Kerja Sama untuk Solo

    SOLO, KOMPAS — Implementasi kerja sama antarpihak mulai dari pemerintah, komunitas, praktisi, hingga akademisi harus benar-benar berjalan guna memaksimalkan potensi di Kota Solo, Jawa Tengah, untuk me

  • Ekonomi Kreatif Terus Dipacu

    JAKARTA, KOMPAS Badan Ekonomi Kreatif mendorong dana perbankan untuk pembiayaan kepada pelaku ekonomi kreatif melalui model fasilitasi pada 2017 sebesar Rp 500 miliar. Tahun lalu, dari target Rp 500 m

  • Mencari Perlindungan Karya pada Era Digital

    Tutupnya sejumlah toko dan gerai penjual produk hasil rekaman musik, termasuk Disc Tarra, meresahkan musisi Indonesia. Selama ini toko dan gerai tersebut merupakan ujung tombak distribusi karya-karya

  • BUMDes dan Ekonomi Kreatif

    Harapan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi agar semua desa di Indonesia memiliki badan usaha milik desa belum terealisasi. Dari 74.250 desa di Indonesia, sampai akhir

  • Kerja Sama Maritim dan Ekonomi Kreatif Jadi Fokus

    JAKARTA, KOMPAS Kunjungan Presiden Perancis Francois Hollande ke Indonesia pada 29 Maret mendatang bakal menjadi kunjungan bersejarah mengingat kunjungan terakhir presiden negara itu ke Indonesia ter

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas