Rubrik

nusantara > Pelaku Diduga Kuat Berkelompok


PENGANIAYAAN TARUNA

Pelaku Diduga Kuat Berkelompok

SEMARANG, KOMPAS — Mohammad Adam (20), taruna Akademi Kepolisian tingkat II, meninggal akibat pukulan keras di bagian dada yang diduga dilakukan oleh senior sesama taruna. Polisi memastikan pelaku lebih dari satu orang.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Kita Hormati Langkah Park

    Presiden Park Geun-hye telah menyiapkan pengacara untuk menghadapi panggilan terkait skandal korupsi yang diduga dilakukan kawan dekatnya. Ratusan ribu warga Korea Selatan, Sabtu (12/11), berdemonst

  • AS Klaim Hancurkan Seperlima Armada

    WASHINGTON, SELASA Menteri Pertahanan Amerika Serikat James Mattis menyatakan, serangan AS ke Suriah telah mengakibatkan kerusakan atau kehancuran lokasi cadangan bahan bakar dan amunisi sekaligus por

  • Ledakan Sangat Dahsyat

    KHUZDAR, MINGGUKorban selamat mengungkapkan dahsyat dan mengerikannya ledakan bom bunuh diri di sebuah makam tokoh sufi di Provinsi Balochistan, Pakistan, Sabtu (12/11). Peristiwa di tengah upacara k

  • Ditetapkan, Dua Tersangka Baru

    JAKARTA, KOMPAS Menyusul penetapan tiga perwira tinggi, menengah, dan bintara TNI Angkatan Udara sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan helikopter AgustaWestland 101, dua tersangka baru lainnya

  • Plagiat Tak Ditoleransi

    JAKARTA, KOMPAS Plagiarisme dapat digolongkan tindakan paling tidak jujur dalam dunia akademik. Plagiat merupakan bentuk pengambilan hak orang lain yang tidak bisa ditoleransi. Kesalahan dalam tekn

  • Peradi Kecam Polri Panggil Dua Advokat

    JAKARTA, KOMPAS — Perhimpunan Advokat Indonesia mengecam keras langkah Kepolisian Negara RI memanggil dua advokat pembela Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Bambang Widjojanto, Iskandar Sonhaji

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas