Rubrik

nusantara > Konsumsi Gas Meningkat


Konsumsi Gas Meningkat

Gas di Sumatera Utara Dipasok dari Tiga Sumber

MEDAN, KOMPAS — Konsumsi gas di Medan dan sekitarnya meningkat setelah pemerintah menurunkan harga gas di Sumatera Utara, dari 12,22 dollar AS per MMBTU menjadi 9,95 dollar AS per MMBTU. Penurunan dilakukan April lalu dan berlaku surut per 1 Februari 2017.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Industri Mati di Ladang Gas

    JAKARTA, KOMPAS Pelaku industri manufaktur berbasis gas kian tertekan dengan harga gas yang tidak kunjung turun. Kondisi itu mengakibatkan turunnya daya saing serta hilangnya potensi bisnis dan

  • Kejaksaan Diminta Tidak Diskriminatif

    JAKARTA, KOMPAS Kejaksaan diminta tidak diskriminatif dalam penegakan hukum. Kejaksaan dianggap tidak tegas dalam mengeksekusi kasus tindak pidana terhadap pengacara Razman Arief Nasution atas vonis b

  • Penurunan Harga Gas Tak Mudah

    JAKARTA, KOMPAS Pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi yang mengatur penurunan harga jual gas bumi bagi industri. Perpres yang ditandatangani

  • Pengusaha Berharap Harga di Jawa dan Luar Jawa Sama

    MEDAN, KOMPAS Pelaku industri pengguna gas di Sumatera Utara meminta pemerintah menyamakan harga gas di luar Jawa, terutama di Sumatera Utara, dengan di Jawa. Harga yang tidak berbeda di Jawa dan lu

  • Penurunan Harga Masih Sulit

    JAKARTA, KOMPAS Sejumlah kalangan memperkirakan keinginan pemerintah menurunkan harga gas bumi untuk industri menjadi 6 dollar AS per MMBTU tidaklah mudah. Pasalnya, harga keekonomian gas sangat dite

  • Revisi Bakal Menuai Kegaduhan Politik

    JAKARTA, KOMPAS Meskipun sejumlah fraksi menginginkan perubahan mekanisme penentuan pimpinan di Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, dan Alat Kelengkapan DPR, perubahan itu baru bi

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas