Rubrik

olahraga > Putin Turun Tangan Terbitkan Dekrit


DOPING   

Putin Turun Tangan Terbitkan Dekrit

MOSKWA, SABTU — Berlarut-laurutnya kasus doping yang menyurutkan dominasi Rusia di dunia olahraga membuat Presiden Rusia Vladimir Putin turun tangan. Putin menerbitkan dekrit yang melarang kucuran dana negara kepada para atlet ataupun pelatih yang terlibat doping.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Trump MelemahkanAliansi Lama

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat negara-negara sekutu AS limbung. Moto ”America First”, yang dia canangkan, mengesankan aliansi global menjadi nomor dua dan tidak maju bersama. Ini diangg

  • Putin Turun Tangan Terbitkan Dekrit

    MOSKWA, SABTU Berlarut-laurutnya kasus doping yang menyurutkan dominasi Rusia di dunia olahraga membuat Presiden Rusia Vladimir Putin turun tangan. Putin menerbitkan dekrit yang melarang kucuran dana

  • Peretasan atas Perintah Putin

    WASHINGTON, JUMAT Presiden Rusia Vladimir Putin disebut memerintahkan operasi peretasan dan manipulasi media dengan niat mendongkrak peluang dan kesempatan kandidat Partai Republik, Donald Trump, untu

  • Memasuki Era Trump-Putin

    Era baru hubungan AS-Rusia dimulai dengan percakapan telepon antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Semua pihak mencermati apakah persoalan sanksi terhadap Rusia dibicara

  • FBI dan CIA: Rusia Retas Pemilu untuk Menangkan Trump

    WASHINGTON, SABTU Direktur Biro Investigasi Federal AS (FBI) James Comey dan Direktur Intelijen Nasional (DNI) James Clapper menyepakati laporan Badan Intelijen Pusat AS (CIA) bahwa agen-agen intelije

  • Motif Peledakan Masih Diselidiki

    ST PETERSBURG, RABU Aparat penegak hukum masih mencari motif di balik peledakan di stasiun metro St Petersburg. Jika motif karena paham radikal, ini merupakan hal baru yang belum pernah terjadi sebel

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas