Rubrik

opini > analisis ekonomi > Daya Beli Terganggu Inflasi Semu


Analisis Ekonomi Enny Sri Hartati

Daya Beli Terganggu Inflasi Semu

Sepanjang dua tahun terakhir, pemerintah dapat mengklaim sudah sangat berhasil menjaga stabilitas harga. Pasalnya, capaian angka inflasi justru di bawah target pemerintah. Pada 2015, inflasi hanya mencapai 3,3 persen. Padahal, dalam asumsi APBN 2015, pemerintah memproyeksikan inflasi sebesar 5 persen. Bahkan, selama 2016 merupakan inflasi terendah dalam satu dekade terakhir karena hanya mencapai 3,02 persen. Namun, ironisnya, semakin rendahnya angka inflasi justru terjadi anomali, di mana daya beli masyarakat justru semakin menurun. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga sepanjang tahun 2016 hanya 5,01 persen.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Daya Beli Terganggu Inflasi Semu

    Sepanjang dua tahun terakhir, pemerintah dapat mengklaim sudah sangat berhasil menjaga stabilitas harga. Pasalnya, capaian angka inflasi justru di bawah target pemerintah. Pada 2015, inflasi hanya m

  • Ancaman Fiskal

    Pemerintah sebelumnya menetapkan defisit anggaran sebesar Rp 273,1 triliun atau 2,15 persen di dalam APBN 2016. Namun, melihat perkembangan ekonomi dan sejumlah asumsi dasar yang meleset, pembahasan R

  • Tiongkok Alami Penurunan Inflasi

    BEIJING, SELASA Di tengah upaya Beijing meningkatkan belanja konsumen, data yang dirilis Selasa (9/6) menunjukkan, pada Mei lalu, inflasi Tiongkok menurun menjadi 1,2 persen. Biro Statistik Nasiona

  • Kendalikan Gejolak Harga

    Mengendalikan harga pangan selalu menjadi rutinitas tahunan. Dalam tahun terakhir ini, pemerintah kerepotan mengendalikan harga bahan pangan pokok, seperti beras, daging sapi, gula pasir, dan belakang

  • Pasar Tenang Pasca Kenaikan Suku Bunga

    SHANGHAI, KAMIS Bursa saham di New York, Amerika Serikat, Eropa, dan Asia tenang dan bahkan menguat. Kekhawatiran adanya gejolak di pasar keuangan global tidak terjadi. Setidaknya, situasi aman ter

  • Gemas, Galau, dan Sulit Dimengerti

    ”Saya dua kali berkunjung ke Indonesia, tetapi tidak setiap kunjungan itu saya selalu menggunakan visa turis. Akibatnya, saya tidak bisa melakukan apa pun, padahal saya ingin mengetahui sampai di mana

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas