Rubrik

opini > analisis ekonomi > Dari Stabilitas Menuju Produktivitas


Analisis Ekonomi A Prasetyantoko

Dari Stabilitas Menuju Produktivitas

Ketidakpastian adalah hantu dalam perekonomian. Sering kali perilaku investor menjadi tak terkendali menghadapinya. Merespons kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat alias The Fed, menaikkan suku bunga referensi sebesar 0,25 persen menuju 0,75 hingga 1 persen, investor sama sekali tidak gugup. Seakan mereka menghadapi situasi biasa saja.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Bank Sentral AS Ciptakan Ketidakpastian

    Washington, Rabu Bank sentral AS semakin memberi ketidakpastian pada pasar tentang kapan dilakukan kenaikan suku bunga inti (prime rate). Rabu (17/6) di Washington, gubernur bank sentral AS, Janet

  • IMF Sarankan Fed Tunda Kenaikan Suku Bunga

    WASHINGTON, KAMIS Dana Moneter Internasional menyarankan agar bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, menunda kenaikan tingkat suku bunga hingga kuartal pertama 2016. Alasannya, Fed harus mema

  • AS Naikkan Suku Bunga

    WASHINGTON, RABU Dalam rangka menormalkan secara bertahap sektor moneter, Bank Sentral Amerika Serikat, Rabu (15/3), menaikkan suku bunga inti (prime rate). Terjadi kenaikan sebesar 0,25 persen menja

  • Pasar Tenang Pasca Kenaikan Suku Bunga

    SHANGHAI, KAMIS Bursa saham di New York, Amerika Serikat, Eropa, dan Asia tenang dan bahkan menguat. Kekhawatiran adanya gejolak di pasar keuangan global tidak terjadi. Setidaknya, situasi aman ter

  • Antisipasi Dampak Devaluasi Yuan

    evaluasi mata uang yuan oleh Bank Sentral Tiongkok menimbulkan kekhawatiran baru mengenai kesehatan ekonomi negeri tersebut.Hari Selasa lalu Bank Sentral Tiongkok menetapkan nilai tukar resmi yuan mel

  • Menanti data dari Bank Sentral Eropa

    JAKARTA, KOMPAS Pasar saham di kawasan Asia bergerak beragam pada perdagangan Kamis (22/10). Pasar saham Tingkok kembali anjlok sehingga seolah membangkitkan kembali kekhawatiran tentang perekonomian

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas