Rubrik

opini > analisis politik > Mayoritas Diam


Analisis Politik Azyumardi Azra

Mayoritas Diam

Adanya mayoritas diam (silent majority) telah cukup lama menjadi perhatian sekaligus sasaran kritik kalangan aktivis dan Indonesianis. Fenomena ini terkait dengan kenyataan, diamnya warga mayoritas menimbulkan banyak dampak negatif terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Menghargai Perbedaan, Bukan Memaksakan Persamaan

    Ada asumsi salah kaprah di kalangan aktivis dialog lintas agama dan para penolaknya. Bagi yang pertama, perbincangan konstruktif hanya mungkin dilakukan di atas dasar kesamaan- kesamaan. Karena itu, m

  • Erdogan Akan Tinjau Hubungan dengan UE

    ANKARA, KAMIS Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan, Turki akan meninjau ulang hubungan politik negaranya, termasuk dalam hal penanganan migran ilegal, dengan Uni Eropa. Meskipun demikian, A

  • Novanto Kembali Dilaporkan ke MKD

    Jakarta, kompas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto kembali dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat karena diduga melanggar kode etik. Dengan demikian, setidaknya sudah empa

  • Malaysia Beli 50 Kapal Baru

    KUALA LUMPUR, SELASA Pemerintah Malaysia siap membeli 50 kapal baru untuk memperkuat angkatan lautnya menghadapi aksi terorisme dan mengantisipasi gejolak Laut China Selatan. Beberapa kapal telah dip

  • Aktivis Tuntut Keadilan bagi Indra

    JAMBI, KOMPAS Kalangan aktivis lingkungan di Jambi berunjuk rasa di halaman markas Kepolisian Daerah Jambi, Kamis (5/3). Mereka menuntut transparansi penanganan hukum atas kasus Indra, anggota Seri

  • Seni Pembebasan Semsar

    Sejak 18 November 2016 di kompleks Art Lab Yogyakarta, Gajah Gallery Singapore berinisiatif memamerkan kembali sejumlah karya Semsar Siahaan yang belum sempat dinikmati khalayak luas. Ada karya ”G-8 P

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas