Rubrik

opini > analisis politik > Jebakan Demokrasi


Analisis Politik Azyumardi Azra

Jebakan Demokrasi

Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 19 April yang penuh tensi tinggi akhirnya berakhir damai. Gubernur petahana Basuki ”Ahok” Tjahaja Purnama kalah cukup telak (landslide) dari penantangnya, Anies Baswedan. Secara retrospektif, Pilkada DKI Jakarta menampilkan berbagai gejala yang patut dicermati. Fenomena itu dalam batas tertentu bukan tak mungkin menimbulkan dampak di daerah lain di Tanah Air pada Pilkada 2018 dan bahkan Pemilihan Presiden 2019.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Pertarungan Politikus Tua

    Pilkada DKI Jakarta barangkali perhelatan politik lokal paling gaduh dan heboh. Pada detik-detik terakhir pendaftaran bakal calon gubernur/wakil gubernur, Jumat (23/9), akhirnya Jakarta memiliki tig

  • KPU Persiapkan Verifikasi Dukungan

    JAKARTA, KOMPAS Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta tetap bersiap melakukan verifikasi dukungan atas calon perseorangan. Pendaftarannya akan dibuka pekan depan. Hingga Sabtu (30/7), belum ada calon y

  • Babak Baru Pilkada Jakarta

    Koalisi Kekeluargaan yang dibangun untuk menantang petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat akhirnya pecah.

  • Boikot Tidak Berdampak

    JAKARTA, KOMPAS Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah memastikan ancaman sejumlah fraksi di DPRD untuk tidak melakukan pembahasan apa pun tidak berdampak pada pencairan anggaran. Dampak ak

  • Ibu Kota Menatap Era Baru

    JAKARTA, KOMPAS — Pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta telah usai dengan damai, Rabu (19/4). Berdasarkan hitung cepat sejumlah lembaga survei, pasangan Anies R Baswedan-Sandiaga S Uno men

  • Survei LSI: Elektabilitas Petahana Menurun

    JAKARTA, KOMPAS Survei Lembaga Survei Indonesia menunjukkan elektabilitas calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama kian menurun. Hal itu menyusul munculnya calon gubernur Agus Harimurti Yudhoyon

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas