Rubrik

opini > artikel > Pungutan Berkedok Sumbangan


Pungutan Berkedok Sumbangan

Pungutan sekolah selalu menghantui orangtua murid setiap tahun ajaran baru. Selain membiayai kebutuhan pribadi siswa, para orangtua harus membayar pungutan sekolah yang mencekik leher.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Aneka Jurus Siasati Biaya Sekolah

    JAKARTA, KOMPAS Setiap tahun ajaran baru tiba, sejumlah orangtua siswa dihadapkan pada masalah klasik berupa tambahan biaya pengeluaran. Mereka terpaksa menempuh sejumlah siasat.Salah satu orangtua s

  • Sebagian Besar Pelaku Berstatus Siswa

    TANGERANG SELATAN, KOMPAS Fenomena berandalan bermotor berawal dari pergaulan dengan teman sebaya. Anggotanya berusia 14-17 tahun. Sebagian besar dari kasus yang ditangani, mereka adalah siswa sekol

  • Upaya Kecurangan Masih Marak

    JAKARTA, KOMPAS Beragam upaya kecurangan ditempuh untuk mendorong calon siswa agar diterima di sekolah-sekolah negeri favorit. Salah satu modusnya adalah dengan menghadirkan oknum yang mengaku sebagai

  • Revitalisasi Komite Sekolah

    Peraturan Mendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah begitu disahkan langsung  menuai pro-kontra.  Padahal, niat baik pemerintah adalah untuk merevitalisasi komite sekolah yang selama ini id

  • Kemendikbud Berdialog dengan Masyarakat Sipil

    Jakarta, Kompas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan dialog dengan Koalisi Masyarakat Swasta untuk Transformasi Pendidikan. Hal ini dalam rangka berbagi informasi dan minta bantuan masya

  • Surat kepada Redaksi

    Anda dipersilakan mengirimkan surat pembaca atau komentar mengenai kebijakan/layanan publik, konten artikel di halaman opini, ataupun pemberitaan di Kompas. Surat pembaca atau komentar dikirim ke opin

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas