Rubrik

opini > artikel > Bangsa yang Menghormati Kebinekaan


Bangsa yang Menghormati Kebinekaan

Di tengah embusan angin sejuk menyentuh badan, langkah saya terhenti dan pikiran saya tertegun saat berjalan melewati Lincoln Memorial. Sejenak pandangan mata menghadap ke arah Washington Monument jelang musim dingin akhir tahun lalu.

Ingin membaca artikel selengkapnya?

Inilah alasan Anda sebaiknya berlangganan

KUNJUNGI KOMPAS KIOSK >

Dunia Baru Informasi Digital

+ Unlimited Website Access + Mobile & Tablet Apps + Exclusive Breaking News


Silakan login untuk mengakses artikel lengkapnya. Daftar dan dapatkan akses selama 7 hari untuk pengguna baru!

Baca Juga

  • Nonton Gedung Putih di Layar Washington

    Hari menjelang sore ketika kami tiba di depan Gedung Putih, Washington DC, Amerika Serikat. Rekan seperjalanan dari Jakarta sempat ragu, benarkah gedung yang berdiri di depan mata itu White House. Unt

  • Dublin, Panjangnya Hari Itu

    Embusan angin dingin tidak menyurutkan niat untuk menikmati Dublin, Irlandia, awal Juni lalu. Untungnya, matahari bersinar terik dan membantu menghangatkan tubuh yang sudah terbungkus jaket. Niatan ”g

  • Trump Harus Satukan Rakyat

    WASHINGTON DC, KOMPAS Hari ini Donald Trump resmi menjadi presiden ke-45 Amerika Serikat dengan tantangan besar menanti di depan, yaitu apakah ia bisa menyatukan kembali rakyat AS yang terbelah. Namun

  • Bangsa yang Menghormati Kebinekaan

    Di tengah embusan angin sejuk menyentuh badan, langkah saya terhenti dan pikiran saya tertegun saat berjalan melewati Lincoln Memorial. Sejenak pandangan mata menghadap ke arah Washington Monument j

  • Mendadak Eksis

    Tidak berharap, tidak bermimpi, dua gadis ini tiba-tiba ”eksis” di New York. Iva Faridhah Dewi (18) dan Riana Sari Dorongsihae (20) selama seminggu pada 25-31 Oktober menjelajah New York dan Wash

KOMENTAR

Ayo sampaikan pendapat Anda tentang artikel ini!
Login untuk submit komentar.

Kembali ke Atas